JAKARTA, BERITASATU.COM – Hari kedua konklaf tidak menghasilkan paus baru Paus Francis baru setelah memproduksi asap hitam hanya di perapian Kapel Sistina. 

Read More : Menang Dramatis atas Filipina, Vietnam Dekati Indonesia

Asap hitam terlihat mengepul dari perapian pada hari Kamis (8/5/2025) di Kapel Sistina, mencatat bahwa 133 pemilih Katolik Kardinal yang diberi tugas memilih paus baru untuk menggantikan Paus Francis memberikan suara yang tidak meyakinkan untuk ketiga kalinya. 

Kardinal dideportasi pada hari kedua, atau Kamis (5/5/2025), ketika 2025 Konklaf berlanjut. Pada hari Rabu (7/5/2025) di malam hari, para uskup dari enam benua membuat putaran pertama pemungutan suara di Kapel Sistina, tetapi mengumumkan asap hitam melalui perapian di malam hari untuk menunjukkan bahwa paus baru itu tidak terpilih.

Konklaf dimulai pada hari Rabu (7/5/2025), 16 hari setelah Paus Francis, yang memimpin 1,4 miliar di Katolik Dunia selama 12, meninggal pada usia 88 tahun.

Seorang paus baru terpilih ketika seorang kandidat menerima suara mayoritas du dosin bersama dengan salah satu suara kardinal. Asap putih akan keluar dari perapian Kapel Sistina ketika itu terjadi, untuk menunjukkan bahwa paus baru dipilih. 

Sampai threshold-89 suara untuk satu orang tercapai, para pemilih akan memiliki dua suara masing-masing konklaf di pagi hari dan kemudian dua suara lainnya di sore hari setelah istirahat makan siang. 

Read More : PSSI Minta Timnas Indonesia Fokus Konsistensi Lolos Kualifikasi Piala Dunia dan Olimpiade

Asap hitam setelah setiap putaran pemungutan suara menunjukkan bahwa belum ada paus baru. Tidak mungkin untuk memprediksi berapa lama konklaf akan terjadi, tetapi banyak pengamat memperkirakan bahwa para kardinal akan memilih paus baru, kemungkinan diri mereka sendiri, dalam beberapa hari.

“Saya pikir gereja saat ini menyadari bahwa mereka perlu menyatukan orang -orang yang tidak ingin gereja terpecah,” kata sejarawan Rebecca Rist ke CBS News Partners Network, BBC News. 

“Jadi saya curiga kami akan memiliki keputusan yang pasti pada hari Sabtu (5/10/2025),” katanya. Penonton mulai berekor pada hari Kamis (8/5/2025) memasuki Santo Hespus Field, setelah puluhan ribu orang berkumpul untuk melihat sinyal asap sejak Rabu malam.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *