Sidoarjo, Beritasatu.com – Arus mudik Lebaran 2024 di Tol Surabaya-Gempol, Jawa Timur, menunjukkan perkembangan yang signifikan. Peningkatan jumlah kendaraan mudik dari Malang, Pasuruan, dan Banyuwangi menuju Jakarta dan Jawa Tengah terlihat di Gerbang Tol Kejapanan yang mencapai hampir 2.000 kendaraan mudik setiap jamnya.
Read More : Kasus Robot Trading Net89, Bareskrim Sita Rumah Rp 15 Miliar dan 2 Mobil Mewah Tersangka
Peningkatan jumlah kendaraan ini disebabkan banyaknya pemudik yang memutuskan mudik ke kampung halaman usai merayakan Idul Adha.
Supriyana, Kepala Pos Pengamanan Tol Surabaya-Gempol sepanjang 753 kilometer, mengatakan petugas gabungan Polda Jatim dan Polres Sidoarjo menerapkan libur tersebut untuk mengantisipasi peningkatan arus mudik dan kelancaran arus lalu lintas . Pembatasan tempat rekreasi KM 753.
Penumpang yang ingin beristirahat di rest area ini bisa mendapat waktu 30 menit. “Jika penumpang berkumpul, sebaiknya yang sudah istirahat kurang lebih 30 menit bergantian mengikuti sisanya dalam perjalanan,” ujarnya, Senin (15/04/24).
Selain pembatasan waktu istirahat, kata dia, petugas juga melakukan beberapa upaya untuk mengatasi perselisihan tersebut, seperti menambah personel dari berbagai instansi seperti PJR, Brimob, dan HDI Polisi.
Sistem buka tutup jalan diberlakukan di beberapa tempat, seperti gerbang tol Kejapanan dan Porong, untuk mengurangi kemacetan lalu lintas.
Read More : Apa Itu Nuzulul Quran dan Keutamaannya?
Patroli dilakukan di jalan tol untuk memantau situasi dan membantu penumpang yang kesulitan, jelasnya.
Di saat yang sama, kebijakan ini mendapat tanggapan beragam dari penumpang. Ada yang memahami kebijakan ini karena penting untuk kelancaran transisi, namun ada juga yang berpendapat bahwa 30 menit terlalu singkat untuk istirahat dan pemulihan.