Surabaya, beritasatu.com-akan sebanyak 47.000, baik dipukuli dan empat-eku, diawasi, diawasi di daerah Java pada makan malam H + 3,00. Munculnya drive EID belakang menyebabkan kepadatan lalu lintas di menglhreg.mmpang.
Read More : Pj Gubernur Jabar Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji di Embarkasi Kertajati
Direktur Lalu Lintas (Deartantas) dari Polisi Regional Java Timur, Cabbes Pol Facqurudin, menjelaskan bahwa Diverdi-in Sympang Mengcheng disebabkan oleh drike pihak ketiga.
“Menvongcreng termudah selalu menjadi titik sensitif kemacetan setiap kilau untuk Idul Fitri. Selain kepadatan tinggi kendaraan, hanya ada satu kilometer.
Pada saat yang sama, berdasarkan data selama 11 hari implementasi ketatat yang beroperasi 2025, dari 23 Maret – 3 April, penurunan jumlah kecelakaan lalu lintas adalah 34% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024.
Selama masa -masa ini Liveren tahun ini, jumlah kecelakaan dicatat dalam 350 kasus, turun dari 527 kasus pada tahun 2024. Ini menunjukkan penurunan 117 kasus.
Untuk korban tewas, hanya lima orang yang direkam pada tahun 2025, lebih rendah dibandingkan dengan 24 orang pada tahun 2024, atau mereka menurun sekitar 79%.
Read More : Dokumen Apa yang Akan Ditandatangani Paus Fransiskus Selama Kunjungan ke Masjid Istiqlal?
Jumlah cedera serius juga menurun dari 31 orang tahun lalu menjadi 23 orang tahun ini, atau kurang dari 8 kasus (sekitar 26%).
Sementara cedera ringan berkurang dari 826 orang menjadi 577 orang, menunjukkan penurunan sekitar 30% atau 249 orang.
“Kami berharap perilaku baik dapat dipertahankan dalam lima hingga enam hari ke depan. Kami telah mengirim lebih dari 15.000 pekerja ke wilayah Java Timur secara langsung memimpin negosiasi akhir,”