JAKARTA, BERITASATU.COM – Jumlah pelancong yang digunakan oleh terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, telah menurun secara signifikan selama periode kandang 2025 pengembalian Lebaran dibandingkan tahun sebelumnya. Tren ini telah terlihat sejak awal tahun 2025.

Read More : Rahasia Vidi Aldiano Bikin Penyakit Kanker di Tubuh Menghilang, Sebut Nama Sheila Dara

Berdasarkan data transportasi Lebaran 2025, catatan aliran yang muncul tahun ini hanya mencatat 3.324 penumpang, turun dari 4.213 penumpang pada periode yang sama tahun lalu. Tren ini dikurangi dari awal tahun

Tidak hanya pengurangan jumlah penumpang selama aliran utusan Lebaran, tetapi juga dari awal tahun, yaitu 29,6%Januari, 74,58%Februari, 52,04%Maret, dan perbedaan penumpang di lebih dari 100.000 orang pada bulan April.

Lela dari Lahat, Sumatra Utara menunjukkan salah satu faktor yang muncul dalam jumlah pelancong. “Perjalanan ini muncul dan mengomentari lalu lintas,” katanya, yang datang pada hari Minggu (6/4/2025).

Lela mengatakan kemacetan dalam lalu lintas panjang ketika ia berkembang biak di pelabuhan Bakauheni sampai ia mencapai Jakarta pada sore hari di belakang Idul Fitri 2025.

Di D+4 Lebaran 2025, jumlah penumpang belakang di terminal ini dicatat pada 12.169 orang. Menurut terminal Rambutan Kampung Yulza Ramadhoni, diperkirakan bahwa puncak aliran balik akan mencapai akhir pekan, yaitu Sabtu (5/4/2025) dan Minggu (6/4/2025).

Read More : Polisi: Mayat Wanita dalam Koper di Cikarang Diduga Dibunuh di Bandung

Diakui bahwa prediksi tersebut didasarkan pada akhir sendi. “Orang -orang biasanya pulang sehari sebelum kembali ke kegiatan mereka,” jelasnya.

Yulza menjelaskan, sebagian besar pelancong tiba di terminal Kampung Rambutan dari Sumatra, Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Untuk mempertahankan hasil yang lancar dari Lebaran 2025, pekerjaan keselamatan bersama dengan kantor polisi Ciracus masih diaktifkan di area terminal. Petugas Garda berdiri untuk mengendalikan aliran dalam bentuk dan memastikan bahwa ada penumpang dan keselamatan pengemudi.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *