Moskow, Beritasatu.com – Amerika Serikat (AS) diperintahkan berhenti mengirim senjata ke Israel jika bantuan kemanusiaan yang dikirim tidak sampai ke Gaza.

Read More : Penikaman di Gereja Sydney Australia, 4 Orang Terluka

Duta Besar Arab Saudi untuk Inggris, Khalid bin Bandar Al Saud, seperti dilansir harian Politico, Kamis (17/10/2024), meminta Amerika Serikat memperhatikan apa yang disampaikannya dalam 30 tahun ke depan. bantuan tidak selalu memungkinkan. Masuk ke Gaza.

Amerika Serikat diharapkan bisa menepati janjinya terkait ultimatum kepada Israel. Ia mengungkapkan, tidak ada negara yang bisa mempengaruhi Israel kecuali Amerika Serikat.

Diplomat tersebut juga menegaskan, tindakan Israel selama ini tidak menciptakan perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah. Israel, kata dia, justru mendapat ancaman yang lebih besar dibandingkan sebelumnya.

Media Israel pada Selasa (15/10/2024) mengungkap Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin telah mengirimkan surat kepada Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant dan Menteri Urusan Strategis Ron Dearmer.

Read More : Sosok Asep Rochman Dimyati dan Lina Marliana yang Maju pada Pilkada Kabupaten Subang 2024

Pejabat Amerika itu mengancam akan menerapkan embargo senjata terhadap Israel jika krisis kemanusiaan di Gaza tidak diselesaikan dalam waktu satu bulan.

Pada Rabu (16/10/2024), situs berita Axios mengungkap beberapa sumber menyebutkan pejabat Israel berjanji akan memperbaiki situasi kemanusiaan di Gaza.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *