Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Prabowo Subianto memuji keputusan Mifta Maulana Habiburahman atau Gus Mifta yang mengundurkan diri sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Kerukunan Umat Beragama dan Pembangunan Gedung Keagamaan.

Read More : DPD Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran Berantas Judi Online

Keputusan Gus Mifta merupakan sebuah tindakan yang penuh tanggung jawab dan keberanian, kata Prabowo, mengingat jarang sekali terpidana di Indonesia yang mengundurkan diri. 

“Begini, saya mendapat laporan beliau mengundurkan diri, dan menurut saya itu tindakan yang bertanggung jawab, tindakan yang berani. Beliau sadar melakukan kesalahan. Beliau bertanggung jawab dan beliau mengundurkan diri,” jelas Prabowo kepada wartawan di Gedung Merdeka, Jakarta. , Jumat (6/12/2024) malam.

Prabowo memahami ucapan Gus Mifta tidak tepat dan mencemarkan nama baik, namun itu hanya kekeliruan pidatonya. 

“Saya kira kita apresiasi sikap pesilat itu, saya kenal dia, mungkin dia selalu mengajar di kalangan bawah, mungkin bahasanya, niatnya tidak jahat, tidak menghina, tapi, mungkin salah, dia mengatakan sesuatu yang salah, jelas Prabowo. .

Keputusan Gus Mifta mundur jarang terjadi di Indonesia, kata Prabowo. Ia sangat mengapresiasi keputusan sang khatib. 

Read More : Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Periksa Firli Bahuri pada 28 November di Bareskrim Polri

“Dia sadar dia salah, dia ambil tanggung jawab dan dia berhenti. Di Indonesia, saya kira jarang ada orang yang merasa dirugikan dan berhenti, jadi kami hormati itu,” tambah Prabowo.

Saat ini, Prabowo belum bisa menentukan siapa pengganti Gus Miftah yang mengundurkan diri sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Kerukunan Umat Beragama dan Pembangunan Tempat Keagamaan. “Nanti kita lihat, nanti kita lihat ya,” ucapnya. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *