Jakarta, Beritasatu.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) Guru Besar Telisa Aulia Falianty berharap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025 dapat memberikan dampak sebesar-besarnya kepada masyarakat.

Read More : Elon Musk, Orang Terkaya Dunia dengan Kekayaan Lebih Besar dari APBN Indonesia

Telisa berbicara pada acara Jakarta Globe Presents Economic Perspective 2025 yang mengangkat tema Indonesia’s Golden Fulcrum, Indonesia’s Golden Fulcrum, pada Senin (26/2) di Hotel Mulia Jakarta. 8/2024).

Harapannya, APBN bisa terus memberikan dampak maksimal bagi masyarakat, sehingga strategi yang disampaikan dalam APBN 2025 adalah belanja lebih baik, kumpulkan lebih banyak uang untuk ditahan mulai tahun 2025, dan tingkatkan stabilitas keuangan. Itulah keberlanjutan, kata Telisa.

Telisa kemudian menjelaskan, APBN 2025 merupakan masa transisi kerja sama antara pemerintahan lama Presiden Joko Widodo dengan pemerintahan baru Presiden Prabowo Subianto yang terpilih pada saat pembentukannya.

Oleh karena itu, dalam rancangan APBN tahun 2025, diatur masukan dari pemerintahan baru untuk pelaksanaan program-program baru secara bertahap. Memang benar bahwa program-program pemerintah yang baru tidak dapat dibayangkan 100%, tetapi prinsip-prinsip keuangan yang ada menjadi poin-poin utama dalam rancangan tersebut. kerangka kerangka APBN yang ada telah dibuat untuk mengakomodasi hal tersebut” – katanya.

Read More : Ria Ricis Sempat Tak Percaya Alami Pemerasan dari Orang yang Dikenal

Ia mengatakan APBN harus siap fleksibel pada masa transisi ini, menyesuaikan dengan kondisi dan dinamika tahun 2025 serta rencana pemerintah yang baru.

“APBN Tahun 2025 dipersiapkan untuk adaptasi, artinya akan menyesuaikan dengan kondisi tahun 2025 yang lebih dinamis dan program-program pemerintah yang baru, oleh karena itu disebut adaptif dan fleksibel,” ujarnya. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *