Bogor, Beritasatu.com – Petugas gabungan Polsek Megamendung, Satpol PP, dan aparat kecamatan melakukan penggerebekan terhadap keberadaan joki jalur alternatif dan preman parkir di kawasan Puncak pada Kamis (26/12-2024). Penggerebekan dilakukan menyusul viralnya sejumlah video yang memperlihatkan kelakuan joki dan preman melecehkan wisatawan.
Read More : Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Indonesia Butuh Investasi Rp 13.528 Triliun
Petugas menyisir jalur alternatif dari Puncak mulai dari kawasan Pasir Muncang hingga Megamendung yang kerap digunakan para joki untuk mengantarkan pengendara menuju tujuannya di kawasan Puncak. Sejumlah joki jalur alternatif dan pelaku parkir yang terjaring penggerebekan langsung ditangkap dan dibawa ke kantor Kecamatan Megamendung untuk dimintai keterangan.
Camat Megamendung, Ridwan mengatakan, penggerebekan itu sebagai respons atas viralnya dua video joki dan preman yang dilecehkan.
Baca juga: Viral Aksi Joki di Jalur Puncak Bogor Timbulkan Kekhawatiran, Polisi dan Satpol PP Lakukan Patroli.ย
Video pertama menampilkan pencungkilan harga yang dilakukan oleh joki jalur alternatif, sedangkan video kedua menampilkan preman parkir yang memukuli rombongan wisatawan.
โPenggerebekan ini merupakan bentuk respon terhadap video viral yang beredar saat ini. Kami ingin mendisiplinkan joki lintasan dan preman parkir,โ kata Ridwan.
Read More : Targetkan B50 pada 2026, Bahlil Sebut Indonesia Tidak Akan Impor Solar
Kapolsek AKP Megamendung Dedi Hermawan menambahkan, para joki dan preman yang tertangkap dalam penggerebekan akan diberikan instruksi.
Jika ditemukan perilaku ilegal dalam pemeriksaan, maka joki dan pelaku kejahatan di kawasan Puncak akan diadili kembali.