Jakarta, beritasatu.com – Pradiabetes adalah suatu kondisi dimana kadar gula darah lebih tinggi dari biasanya, namun belum cukup tinggi untuk diklasifikasikan sebagai diabetes tipe 2.
Read More : Pacu Jalur Diklaim Malaysia, Fadli Zon: Budaya Asli Indonesia
Meskipun pradiabetes seringkali tidak menunjukkan gejala, namun bisa berkembang menjadi diabetes tipe 2 jika tidak ditangani dengan baik. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui risiko dan cara mengendalikannya.
Pradiabetes biasanya tidak memiliki gejala yang jelas dan didiagnosis melalui tes darah. Tanpa perubahan gaya hidup, kondisi ini dapat dengan cepat berkembang menjadi diabetes tipe 2.
Ketika pradiabetes berubah menjadi diabetes tipe 2, gejala yang mungkin muncul antara lain rasa lapar berlebihan, rasa haus yang meningkat, kelelahan, sering buang air kecil, dan penambahan berat badan.
Untuk mengatasi Pra-Diabetes, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan, dilansir Healthline, Rabu (20/08/2024).
1. Makan makanan yang sehat Pilihlah makanan yang bersih dan sehat seperti sayur mayur, buah-buahan dan sumber protein alami seperti ikan dan daging tanpa lemak.
Hindari makanan tinggi gula dan lemak. Makanan sehat seperti brokoli dan kacang merah dapat membantu mengontrol gula darah.
2. Olahraga teratur seperti jalan kaki, bersepeda, atau berenang dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu mengontrol gula darah. Olahraga teratur mengurangi risiko terkena diabetes.
Read More : Dokter AY Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual di Persada Hospital
3. Kehilangan berat badan berlebih dapat menyebabkan peningkatan insulin. Menurunkan berat badan melalui pola makan sehat dan olahraga dapat membantu mengurangi risiko terkena diabetes.
4. Berhenti merokok merusak merokok merusak sel insulin dan meningkatkan kadar gula darah. Berhenti merokok dapat mengurangi risiko terkena diabetes.
5. Tidur yang sangat penting untuk kesehatan metabolisme. Kurang tidur dapat meningkatkan kadar gula darah dan menyebabkan resistensi insulin.
6. Perbanyak minum air putih untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh guna membantu mengontrol gula darah dan membuang racun dari sistem tubuh.