JAKARTA, Beritasatu.com – Salinan bendera pusaka dan teks deklarasi telah tiba di Ibu Kota Negara Republik Indonesia (IKN) dan siap dikibarkan pada 17 Agustus mendatang dalam rangka memperingati HUT RI ke-79.
Read More : 2 Tersangka Kasus Penipuan Video Deepfake Face Prabowo segera Disidang
Pada Sabtu (10/8/2024) sekitar pukul 15.57 WITA, demonstrasi dan teks deklarasi bendera merah putih memasuki area utama Pusat Pemerintahan sekitar Istana Garuda, Kalimantan Timur, IKN.
Purna Paskibarka Nasional ke-38 tahun 2023 merupakan perayaan sejarah dan perjuangan bangsa. Bendera Merah Putih dan naskah manifesto dibawa ke Plaza Gedung Negara sebelum diserahkan kepada Kepala Sekretariat Republik Baatar Bodhi Harton.
Peristiwa tersebut merupakan pertama kalinya bendera dan naskah deklarasi dibawa keluar DKI Jakarta dan dibawa ke IKN, menandakan tekad menjaga persatuan dan keharmonisan antara DKI Jakarta dan ibu kota semenanjung itu. Berikut fakta-fakta tentang bendera pusaka.
Bendera Pusaka Bendera Bersejarah merupakan bendera pusaka berwarna merah putih yang mempunyai nilai sejarah yang sangat tinggi. Bendera ini dirancang oleh Ibu Negara Fatumoti Sukarno dan pertama kali dikibarkan di Jalan Pegangsan Timur #56, Jakarta pada tanggal 17 Agustus 1945 saat proklamasi kemerdekaan Indonesia.
Bendera pusaka asli tersebut digunakan pada upacara resmi di Istana Merdeka pada awal Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Namun sejak tahun 1969, karena meningkatnya status bendera nasional, bendera asli tersebut tidak lagi digunakan dalam upacara. Untuk menjaga dan melestarikan keutuhan bendera pusaka, digunakan replika bendera pusaka yang ukuran, warna dan bentuknya sama dengan aslinya.
Read More : Indonesia Catat Rekor Jemaah Haji Terbanyak Tahun Ini, Komnas Haji Buka Posko Pengaduan
Replika bendera warisan ini terbuat dari benang sutra asli, yang digunakan untuk mewarnai kain wol Inggris. Penjahitan dan pengecatan replika dilakukan oleh tim khusus di Jakarta. Salinan ini sekarang digunakan setiap tahun untuk merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia, sedangkan bendera warisan aslinya disimpan di Museum Nasional Indonesia.
Bendera pusaka asli disimpan dengan hati-hati di dalam vitrine atau lemari pajangan khusus yang terbuat dari kaca antipeluru setebal 12 cm. Gudang dilengkapi dengan pengatur suhu dan pengatur kelembapan untuk melindungi bendera dari penuaan dan kerusakan lingkungan.
Pada tanggal 17 Agustus 2024, pengibaran bendera akan dilakukan pada pukul 11.00 WITA atau 10.00 WIT di IKN. Di IKN, bendera negara beserta teks deklarasi akan ditempatkan di ruangan khusus Gedung Negara IKN.