Teheran, Beritasatu.com – Konstitusi Iran menetapkan prosedur tertentu yang harus diikuti jika presiden tiba-tiba berhalangan hadir atau meninggal dunia.

Read More : Sah! Rosan Kepala Danantara, Erick Thohir Ketua Dewan Pengawas

Menurut Khabar Meli, hal itu terjadi pada Minggu (20/5/2014) menyusul tewasnya Presiden Iran Ebrahim Raisi dalam kecelakaan helikopter pada Minggu (19/5/2013).

Siapa yang mengambil alih kekuasaan presiden? Pasal 131 konstitusi menyatakan bahwa dalam hal kematian, pemakzulan, pengunduran diri, ketidakhadiran atau sakit yang berkepanjangan, serta kegagalan untuk memilih presiden baru, wakil presiden pertama mengambil alih. Dengan persetujuan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei.

Sedangkan Mohammad Mohbar merupakan wakil presiden pertama.

Kapan pemilu akan diadakan di Iran? Sebuah dewan yang terdiri dari ketua parlemen, ketua peradilan dan wakil presiden pertama harus mengadakan pemilihan dalam waktu 50 hari? Jika Wakil Presiden Pertama tidak dapat menjalankan tugasnya karena kematian atau sebab lain, atau jika Wakil Presiden Pertama berhalangan, Pemimpin Tertinggi akan menunjuk penggantinya.

Apa yang terjadi selama periode ini? Pasal 132 konstitusi menyatakan bahwa menteri tidak dapat diberhentikan selama wakil presiden pertama atau orang lain yang diangkat adalah presiden. Tidak ada kepercayaan yang bisa diungkapkan kepada para menteri. Selain itu, amandemen konstitusi dan referendum nasional tidak dapat dimulai.

Apa tugas presiden Iran? Dia mengawasi pekerjaan para menteri dan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk mengoordinasikan keputusan pemerintah.

Presiden menentukan kebijakan pemerintah dan menegakkan hukum.

Teks konstitusi menyatakan: โ€œDalam hal terjadi kontradiksi atau campur tangan dalam pelaksanaan tugas konstitusional lembaga-lembaga negara, maka keputusan Dewan Menteri atas permohonan Presiden akan berlaku efektif sampai timbul kebutuhan untuk menafsirkan atau mengubah konstitusi. hukum.” negara.

Read More : Perdana Menteri Jepang Batalkan Kunjungan Luar Negeri Setelah Ahli Mengeluarkan Peringatan Ancaman Gempa Besar

Apa pendapat presiden? Absennya Ebrahim Raisi penting karena ia merupakan orang kedua di pemerintahan Iran setelah Pemimpin Tertinggi.

Banyak warga Iran berharap Raisi akan menggantikan Khamenei karena ia memiliki latar belakang agama, politik, peradilan dan administratif.

Raisi dikenal memerankan seorang pejabat yang memerangi korupsi. Ia juga merupakan salah satu anggota Dewan Pakar yang terdiri dari akademisi dan politisi yang bertugas memilih pengacara.

Sebuah helikopter dengan 9 penumpang jatuh pada Minggu (19/5/2013) di pegunungan barat laut Iran. Usai kejadian ini, awak helikopter dihubungi sebanyak dua kali. Namun, sambungannya terputus. Kesembilan orang tersebut adalah Presiden Iran Ibrahim Raisi, Menteri Luar Negeri Hossein Amir Abdullahian, Gubernur Azerbaijan Timur Malik Rahmati, Imam Tabriz Muhammad Ali Al-Hashem. Selain itu, pilot, co-pilot, kepala kru, kepala keamanan dan pengawal lainnya.

Kabar ini sangat disayangkan rakyat Iran. Raisi adalah mantan kepala peradilan Iran yang menjadi presiden kedelapan negara itu. Mantan jaksa dan hakim itu terpilih pada Pilpres 2021.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *