Jakarta, Beritasatu.com – Teh kombucha merupakan salah satu minuman herbal yang memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Kombucha dibuat dengan memfermentasi teh, biasanya teh hitam, dengan gula dan ragi.

Read More : Putri Ariani Dituding Tak Profesional oleh Media Malaysia, Ini Penjelasan Promotor dan sang Ayah

Fermentasi ini memakan waktu beberapa hari dan menghasilkan minuman berkarbonasi yang mengandung bakteri sehat, vitamin, antioksidan, mineral, dan probiotik. Kandungan seperti asam glukonat dan asam asetat membuat kombucha bermanfaat bagi tubuh.

Berikut manfaat dan risiko minum teh kombucha, dikutip dari WebMD, Kamis (19/12/2024).

Manfaat teh Kombucha1. Membantu mengontrol gula darah Penelitian menunjukkan bahwa teh kombucha dapat membantu menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes. Rata-rata, kadar glukosa turun dari tingkat tinggi ke tingkat yang lebih sehat. Namun para ilmuwan masih belum sepenuhnya memahami mekanisme tersebut sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut.

2. Mendukung detoksifikasi organisme.

3. Mengandung antioksidan Jika kombucha terbuat dari teh hitam atau hijau, kandungannya juga termasuk antioksidan bioaktif, seperti polifenol, yang melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Diketahui juga bahwa proses fermentasi meningkatkan kadar antioksidan dalam teh.

4. Menjaga kesehatan jantung Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kesehatan usus dan kesehatan jantung. Selain itu, penelitian pada hewan menunjukkan bahwa kombucha dapat menurunkan kadar kolesterol, meski manfaat yang sama pada manusia masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Resiko Penggunaan Teh Kombucha Meski menawarkan banyak manfaat, namun penggunaan kombucha memiliki risiko tertentu, terutama terkait dengan proses produksinya.

Read More : Rangkaian Pernikahan Rizky Febian dan Mahalini Digelar sejak Pagi hingga Malam

1. Risiko Kontaminasi Bakteri atau Jamur Fermentasi kombucha melibatkan pertumbuhan bakteri di dalam cairan. Jika tidak disiapkan dengan benar, bakteri atau jamur berbahaya dapat berkembang biak. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan wadah yang sesuai, seperti kaca atau baja tahan karat, serta menjaga kebersihan peralatan dan tangan saat membuat kombucha.

2. Dampak Buruk Bagi Kesehatan Sejak tahun 1990an, telah dilaporkan beberapa kasus penyakit dan setidaknya satu kematian terkait konsumsi kombucha. Efek samping yang dilaporkan termasuk masalah hati, asidosis laktat (akumulasi asam laktat dalam tubuh), reaksi alergi dan mual.

3. Tidak cocok untuk semua orang Kombucha mengandung alkohol dan kafein dalam kadar rendah yang dapat membahayakan kehamilan. Selain itu, risiko kontaminasi bakteri membuatnya kurang aman dikonsumsi ibu hamil.

Teh kombucha juga tidak dianjurkan untuk anak-anak, terutama yang masih kecil, karena kandungan alkohol dan kafeinnya. Penggunaan pada anak yang lebih besar harus dibatasi.

Teh kombucha memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, seperti mendukung detoksifikasi tubuh, mengatur gula darah, dan memberikan antioksidan. Namun konsumsi teh ini harus hati-hati karena risiko kontaminasi dan kemungkinan efek samping. Jika ingin menikmati kombucha, pastikan proses produksinya aman dan makanlah secukupnya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *