Jakarta, Beritasatu.com -Ansor Hub Tamrin 10 mampu mengajak masyarakat mencintai Batik di usia muda melalui acara Batik -Modenschau anak, peragaan busana untuk anak usia 3-12 tahun.

Read More : Menko Polhukam Pamerkan Kemajuan Pembangunan IKN ke Pemred Media Nasional dan Lokal

Penanggung jawab Ansor Hab Tamrin 10 kemungkinan adalah Jonathan Latumaina di Jakarta, Minggu (6 Juni 2024), berharap anak-anak Indonesia sudah mencintai Batik sejak usia muda.

Nanti kita lihat bagaimana anak-anak memanfaatkan Batik melalui peragaan busana. Saya berharap kalian bisa mengapresiasi dan menyukai Batik melalui kegiatan ini di usia muda, kata Jonathan Latumaina di Jakarta, Minggu (6 Juni 2024).

Menanam kecintaan terhadap Batik kepada pengurus Pengurus Pusat GP Ansor merupakan bagian dari menjaga warisan bangsa Indonesia. Selain itu termasuk kreasi untuk lebih inovatif untuk kebutuhan anak di masa kini.

Menurutnya, Indonesia mempunyai banyak sekali warisan budaya yang sangat bagus sehingga perlu diwariskan. “Indonesia adalah bangsa yang besar dengan kekayaan warisan budayanya, maka kita wariskan. Untuk tidak menyerah dan berkreasi lebih banyak dengan inovasi untuk kebutuhan kita,” lanjut Jonathan.

Peragaan busana anak Stolf Wee Weak Batik juga diharapkan bisa mengenalkan Ansor kepada generasi muda.

“Ansor kini bergerak mendekatkan diri dengan generasi muda. Thamrin 10 merupakan tempat berkumpulnya generasi muda. Semoga kegiatan ANSOR dapat bermanfaat bagi mereka,” lanjut Jonathan.

Read More : Rais Aam PBNU Doakan Prabowo Sukses Jalankan Amanat Berat

Bang Jo hai mengapresiasi animo masyarakat untuk mengikuti Fashion Show Anak Batik. Sekaligus mengucapkan selamat kepada para pemenang fashion show “Batik Anak”.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat, para ibu-ibu yang mendaftarkan putra-putrinya, ikut serta dalam kegiatan ini. Saya harap berkelanjutan,” ujarnya.

Penanggung jawab aplikasi yang tertunda mengatakan bahwa aplikasi Readyps saat ini memiliki banyak fitur yang dapat digunakan oleh pemerintah kota seperti komunitas Batik untuk mendapatkan informasi.

“Seperti saat ini, kami juga menginformasikan kepada anak-anak Batik Modenschau tentang aplikasi SIPPS. Ada juga fungsi yang banyak digunakan untuk memberikan informasi lain, seperti acara tawaran pekerjaan,” ujarnya. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *