Garut, Beirisatu.com – Kendaraan Suku, Judul Slaiipegan – Area dan rumah Jalan Liminbang telah menurun. Fungsi ini dipengaruhi oleh korban parah, yang mana salah satu anak taman kanak -kanak digarisbawahi oleh gereja setempat.

Read More : Peningkatan Literasi Digital Perempuan Jadi Fokus Kolaborasi Menkodigi dan Menteri PPPA

Kedua korban tewas dalam pekerjaan ini adalah Kardra Adhith (73), penduduk Inggris Rata Panjang, Distrik Limbagan.

Menurut komentar Taren, Angkoot, tekan penduduk di Garut, dari arah Selawa ke Limbangan kecepatan kesulitan.

Pada titik itu, kendaraan sipil pecah di Sopesep ASEP, yang menggoreng barang untuk barang -barangnya. Kemudian mobil berlanjut dan masuk ke rumah penduduk, dan bayi itu bermain di lantai.

Darren mengatakan pengemudi Angkot itu gila selama proses itu.

“Pengemudi akan mabuk, dua luka,” Darwan.

Read More : Polisi Berlakukan One Way dari Jalur Puncak Arah Jakarta

Pemilik polisi Limbangan Vasino mengatakan bahwa mereka masih memeriksa partainya dan mengendarai pengemudi. Saat ini, para pemohon masih dirawat.

“Pengemudi itu gila atau tidak, kami masih menonton.  

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *