Pekanbaru, Beritasatu.com – Polda Riau mencatat 284 kasus pelanggaran lalu lintas selama 13 hari Operasi Ketupat Lankang Kuning (Ops KLK) 2024. Operasi yang dilakukan antara 4 hingga 16 April, berhasil menurunkan frekuensi pelanggaran. Sekitar 14% dibandingkan tahun 2023.

Read More : Jalan Rusak Menuju SMK 2 Cengkareng Ini Langsung Diperbaiki Seusai Diviralkan Siswa

Kapolda Riau Irjen M Iqbal mengungkapkan, penurunan pelanggaran lalu lintas seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menaati peraturan lalu lintas.

“Tahun lalu kasus pelanggaran sebanyak 329 kasus dan tahun ini berkurang 45 kasus. Kecelakaan lalu lintas pada operasional KLK tahun 2024 sebanyak 8 kasus, namun menurun 3 kasus dibandingkan tahun lalu,” kata M Iqbal. di hari Rabu. (17.4.2024).

Jenderal Mohammad Iqbal mengapresiasi pencapaian tersebut atas ucapan terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah bahu-membahu menjaga keamanan masyarakat selama mudik lebaran.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak baik Gubernur, Danrem dan pihak-pihak lain yang telah bekerja keras menyukseskan Operasi KLK 2024,” ujarnya.

Read More : Gorontalo Diselimuti Abu Vulkanik Gunung Ruang, Warga Diimbau Tidak Panik

Iqbal mengatakan, selama pelaksanaan operasi KLK tidak terjadi kejadian berarti maupun kemacetan berkepanjangan yang mengganggu pelaksanaan Wapsi dan Kepulangan Idul Fitri 2024.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *