Jakarta, Beritasatu.com – Anhika Pratama mengungkapkan kelegaannya setelah berhasil memenuhi permintaan terakhir ibu mertuanya, Nila Rosita yang meninggal dunia pada Selasa (10/12/2024) pagi. Keinginan terakhir almarhum antara lain agar dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, satu makam dengan adik Ussy Sulistiawaty yang meninggal sebelumnya.

Read More : Disetujui FIFA, Emil, Dean, dan Joey Siap Bela Timnas Indonesia

Keinginan tersebut menjadi perhatian utama keluarga besar termasuk Andika yang langsung membantu proses pemakaman. Sebagai menantu, Andika menunjukkan perannya dengan turun ke makam untuk memastikan pemakaman terlaksana sesuai keinginan almarhum.

“Kami sekeluarga lega bisa memenuhi keinginan terakhir Mama Nila Rosita. Dia ingin dimakamkan bersama adik Usi yang lebih dulu meninggalkan kami. “Ada alasan yang sangat mendalam dan emosional kenapa dia ingin berada di tempat yang sama,” kata Andika.

Usi Sulistiavati yang turut hadir dalam pemakaman tersebut tak kuasa menahan tangisnya saat melihat jenazah ibunya dikuburkan. Kehilangan seorang ibu yang merupakan sosok penting dalam hidupnya tentu meninggalkan kesedihan yang mendalam.

“Terima kasih kepada semuanya yang telah datang mengantarkan Ibu ke tempat peristirahatan terakhirnya. “Insya Allah beliau sudah menyusul kami dan berada pada kondisi yang lebih baik,” lanjut Andika mewakili keluarga besar.

Keputusan menguburkan ibu dan adiknya Usi Sulistiavati di kuburan yang sama tidak hanya memenuhi keinginan terakhir mendiang, tetapi juga sebagai simbol cinta dan ikatan kekeluargaan yang erat. Hal ini mencerminkan rasa hormat keluarga yang mendalam terhadap mendiang.

Read More : Jelang Pelantikan Wapres, Gibran Habiskan Akhir Pekan Nonton Laga Peparnas di Solo

Meski tak membeberkan detail penyakitnya, Andika mengatakan meninggalnya ibu mertuanya merupakan akhir dari penderitaan panjang akibat gangguan kesehatan yang dialaminya selama ini.

“Meninggalnya Umi membawa kesedihan bagi kita semua, tapi juga kelegaan karena kini dia sudah terbebas dari rasa sakit yang dialaminya. “Kami yakin ini bagian dari rencana Tuhan yang terbaik untuknya,” tambah Andika.

Prosesi pemakaman ibunda Usi Sulistiavati berlangsung khidmat, dihadiri sanak saudara dan kerabat dekat. Momen ini menjadi pengingat akan pentingnya memenuhi keinginan terakhir sebagai bentuk rasa hormat dan cinta.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *