Jakarta, Beritasatu.com – Selebriti Anang Hermansyah turut menyoroti kasus pengasuhan anak ilegal yang terjadi di Depok, Jawa Barat, dan Pekanbaru, Riau. Ia menekankan bahwa pusat penitipan anak harus berada di bawah pengawasan lembaga yang kompeten, dan pengasuh harus memiliki pengalaman dan pengetahuan yang memadai tentang praktik penitipan anak yang baik.

Read More : Kemenkes Fokus Meningkatkan Produksi Alkes Dalam Negeri hingga 80 Persen

“Pengasuh TK harusnya punya sertifikasi penitipan anak yang baik. Kalau tidak, anak-anak jadi korban. Pemerintah juga salah dalam masalah ini,” kata Anang saat dihubungi Beritasatu.com, Jumat (09/08/2024). .

Anang menjelaskan, para orang tua seringkali tertarik dengan harga yang terjangkau ketika mencari tempat penitipan anak untuk anaknya.

Ia menambahkan, kasus ini menunjukkan kurangnya perhatian negara terhadap keberadaan taman kanak-kanak. Namun ketika sudah ada korban dan kasusnya menjadi viral, pemerintah mengambil tindakan.

“Pemerintah harus memastikan infrastruktur dan legalitas penitipan anak sudah dipersiapkan dengan baik. Selain itu, latar belakang dan kualifikasi pengasuh, serta status kesehatan anak di penitipan anak harus dipantau,” ujarnya.

Meski demikian, Anang tidak menyalahkan orang tua yang terpaksa menitipkan anaknya di panti. Ia memahami banyak ibu yang harus bekerja dan harus menitipkan anaknya di tempat yang dianggap aman.

Read More : Ayo Ajak si Kecil Bermain, Belajar dan Berkreasi di Liburan Sekolah Bersama éL Hotel Group

Anang juga mengatakan, pihak-pihak yang bertanggung jawab di bidang ini harus lebih memperhatikan masalah ini. Ia menyayangkan kasus ini menimbulkan trauma pada anak-anak yang tidak bersalah.

“Saya berharap ke depannya pemerintah tidak absen lagi. Sebagai kakek dari cucu seperti Azure dan Ameena, saya sangat khawatir dengan kejadian ini,” tutupnya. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *