Jakarta, Beritatu.com – Kolesterol yang lebih tinggi sering dianggap sebagai masalah kesehatan yang hanya menyerang orang dewasa. Namun, pada kenyataannya, anak -anak juga dapat melihat situasi ini. Apa yang menyebabkan anak -anak mendapatkan kolesterol tinggi?
Read More : Soal Alat Kontrasepsi untuk Remaja dan Pelajar, Kemenkes: Itu untuk yang Sudah Menikah
Jika tidak segera diobati, kolesterol tinggi pada anak -anak dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan pembuluh darah. Kondisi ini jarang didiagnosis, karena jarang memiliki gejala, itulah sebabnya penting bagi orang tua untuk lebih sadar akan faktor risiko dan gaya hidup anak -anak.
Berikut ini adalah penyebab kolesterol tinggi pada anak -anak dan bagaimana mencegahnya, dikutip dari Children’s Health, Jumat (13/12/2024).
1. Faktor genetik keluarga mempengaruhi risiko kolesterol tinggi pada anak -anak. Jika salah satu atau kedua orang tua memiliki kadar kolesterol tinggi, probabilitas anak -anak juga akan mewarisi kondisi tersebut. Ini dikenal sebagai hiperkolesterolemia keluarga, yang dapat menyebabkan tingkat LDL yang tinggi sejak lahir.
2. Obesitas obesitas atau obesitas obesitas adalah salah satu penyebab utama kolesterol tinggi pada anak -anak. Anak -anak yang menderita obesitas seringkali dalam kesehatan yang buruk dan kurangnya nutrisi dapat menyebabkan tingkat tinggi LDL dan trigliserida.
3. Kehormatan Penyakit Beberapa kondisi kesehatan dapat mempengaruhi tingkat kolesterol anak -anak, seperti diabetes, hipotiroidisme atau masalah hati dan ginjal. Penyakit -penyakit ini sering berinteraksi dengan metabolisme lemak tubuh, sehingga kadar kolesterol adalah umum.
4. Model makanan tidak seperti anak yang sering mengonsumsi banyak makanan berlemak jenuh, seperti makanan cepat saji, daging olahan atau makanan yang digoreng, lebih sensitif terhadap kolesterol besar. Lemak dan transce yang disempurnakan dalam makanan ini dapat meningkatkan kadar LDL dalam darah.
Tanda -tanda kolesterol tinggi pada anak -anak dengan kolesterol tinggi biasanya tidak menyebabkan gejala yang jelas. Namun, dalam kasus ekstrem, anak -anak dapat menunjukkan tanda -tanda sebagai berikut.
– Manik minyak di bawah kulit (xanthoma).
Read More : Kurusan, Penampilan Terbaru Anak Baim Wong dan Paula Verhoeven Jadi Sorotan Netizen
Cara mencegah dan mengurangi kolesterol dalam makanan nutrisi bayi harus didorong untuk makan makanan sehat, seperti buah -buahan, banyak sayuran serat, ikan berlemak, seperti lemak dan lemak sehat, seperti lemak. Hindari makanan berlemak berkualitas tinggi atau lemak trans seperti es krim, mentega dan makanan cepat saji.
– Permainan latihan tubuh atau aktivitas tubuh setidaknya satu jam setiap hari dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan mempertahankan berat badan bayi. Memilih kegiatan bisa dalam bentuk bermain sepak bola, berenang atau bersepeda di sekitar rumah.
– Kurangi waktu layar yang terlalu lama di depan layar atau gadget TV sering mengurangi aktivitas tubuh tubuh. Kurangi penggunaan getaran sehingga anak -anak lebih hidup dalam gerakan.
– Diagnosis standar pemeriksaan kolesterol reguler sangat penting, terutama untuk anak -anak yang memiliki riwayat keluarga. American Children’s College merekomendasikan tes lipid untuk anak-anak berusia 9-11 dan kembali pada usia 17-21.
Inilah alasan untuk anak -anak mendapatkan kolesterol tinggi dan bagaimana mencegah mereka. Penting bagi orang tua untuk mencegahnya terlebih dahulu.