Sulaiman, Beritasatu.com – Aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah masih tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Berdasarkan pemantauan yang dilakukan Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), status Gunung Merapi saat ini berada pada level tiga (waspada).
Read More : Liga 1: Sempat 2 Kali Tertinggal, Persis Hajar Borneo FC 3-2
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahdalia didampingi Komisioner DRC ke-12 Gandong Bardiman mengunjungi Pusat Pemantauan Gunung Api Merapi di Kaliurang, Kabupaten Solomon untuk memantau situasi terkini.
“Saya datang hari ini bersama Pak Gandong sebagai anggota Komite Ketiga, jadi masih bagus. Bagi yang bepergian ke daerah pegunungan tidak ada kendala,” kata Bahlil di Sulaiman, Minggu (29 Desember 2024).
Lebih lanjut, Bahlil mengatakan aktivitas vulkanik di berbagai wilayah telah terpantau secara ekstensif.
“Setiap saya pergi ke suatu daerah, saya menyempatkan diri untuk mengecek titik-titik yang ada. Ini bagian dari perintah Presiden Prabowo untuk memeriksa semua hal yang berkaitan dengan keamanan masyarakat,” lanjut Bahlil.
Meski aktivitas Gunung Merapi masih waspada, BPPTKG mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengikuti instruksi pihak berwenang.
Read More : Tesla Pastikan Mobil Listrik Harga Terjangkau Meluncur pada Pertengahan 2025
“Selalu berhati-hati dan selalu memperhatikan rekomendasi Badan Geologi khususnya BPPTKG dan titik pengamatan di lima titik tersebut agar dapat dijadikan acuan,” kata Mohamed Mohamed Wafid, Kepala Badan Geologi. .
Wisatawan yang berencana berkunjung ke kawasan tersebut diharapkan dapat terus mengetahui informasi terkini mengenai status Gunung Merapi.