Tangerrang, Beritasatu.com -Ribuan orang ditahan dalam kampanye pertahanan Palestina di kota Benten -i Tangeng (04/20/2012).
Read More : Kim Jaejoong “JYJ” Hadir Kembali Lewat Album Baru
Dalam kampanye perawatan kemanusiaan, bendera Israel dan bayi Netanyahu dibakar sebagai bentuk protes terhadap agresi Israel.
Untuk tindakan pertahanan Palestina di Tangerrang di pusat kota pusat kota, organisasi masyarakat seperti Ulema Dewan Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, siswa, siswa, siswa, siswa, siswa, siswa, siswa, siswa, siswa, siswa, siswa, aktivis dan aktivis dan organisasi.
Sejumlah tindakan telah membawa berbagai bendera dan poster yang menggambarkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Ini adalah teater yang menggambarkan kekacauan agresi Israel dari orang -orang Palestina yang telah menuntut banyak kehidupan, sebagian besar anak -anak dan wanita.
Selama aksi pertahanan Palestina di Tangerrang, orang banyak membakar bendera Israel dan bayi Benjamin Netanyahu sebagai salah satu ketahanan.
Read More : Indonesia Akan Punya 2 Drone Buatan Turki, Ini Kecanggihannya
“Itu sebabnya kami melakukan luka bakar teater dari bendera Israel dan boneka ke Netanyahu. Ini adalah salah satu bentuk perlawanan,” kata Saipul Basri, koordinator tindakan pertahanan Palestina.
Saipul Basri juga meminta para pemimpin di dunia untuk mendukung kemerdekaan Palestina dan mengundang orang -orang Indonesia untuk memboikot produk Israel.
“Kami telah menyarankan agar mereka mengutuk agresi para Israel kepada rakyat Indonesia dan negara -negara dari semua dunia dan tidak lupa memboikot produk Israel,” kata kampanye pertahanan Palestina, Inava.