DELHI, BERITASATU.COM – Dua mantan pelayaran maskapai India mengatakan pihaknya diberhentikan setelah melaporkan masalah teknis di Boeing 787, setahun sebelum kecelakaan 12 Juni di Ahmedabad yang menewaskan -22 dari 242 penumpang.

Read More : Menko Airlangga Optimistis Outlook Perekonomian Indonesia Positif

Dalam sepucuk surat yang berbicara kepada Perdana Menteri Nergian Modi, jurnalis menuduh bahwa Boeing 787-8 Dreamliner (VT-Ranchrov pada tahun 2024, diluncurkan di London Heathrow.

Aviatigiona2Z melaporkan pada hari Minggu (69/2025), menurut surat itu, insiden itu terjadi pada 14 Mei 2024, setelah penerbangan AI129, yang beroperasi dari Mumbai (BUVR).

Dua kru kabin yang ditugaskan ke pintu Lev 4 mengatakan bahwa ketika pintu datar dimasukkan mode manual, rakit geser darurat aktif. Bahkan, mode hanya terjadi saat pintu aktif.

Surat itu mengatakan bahwa kerusakan didokumentasikan oleh pilot dan pria yang bertanggung jawab atas kabin pada saat itu. Namun, jurnalis mengatakan mereka sedang terburu -buru untuk mengubah pernyataan mereka. Ketika mereka menolak, mereka mengatakan mereka diberhentikan dari pekerjaan.

Read More : Hari Ini, Anwar Ibrahim Kunjungi Indonesia untuk Bertemu Prabowo

Pilot akan menarik pernyataan awal dengan mengatakan bahwa dia belum menyaksikan pintu terbuka.

Awak Planes juga menuduh bahwa Pengelolaan Air India dan DGCA tidak meluncurkan survei resmi, alih -alih melakukan “survei informal” dan mengadakan rilis terbaru. Menurut surat mereka, insiden lain dengan Dreamliners juga mengabaikan dan saksi kritis dikeluarkan dari proses tersebut.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *