Los Angeles, Beritasatu.com – Warga di seluruh Los Angeles didesak untuk menghemat air pada Rabu (1 Agustus 2025) setelah keran mengering akibat kebakaran besar yang berkobar di sekitar kota.

Read More : Partai Konservatif Nyerah Lawan Partai Buruh, Keir Starmer Siap Jadi Perdana Menteri Baru Inggris

Petugas pemadam kebakaran yang berjuang memadamkan api yang tak terkendali berjuang untuk memadamkan api di Los Angeles dengan pasokan air di lingkungan kelas atas Pacific Palisades. Namun utilitas kota menyalahkan cadangan kota atas tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Direktur Eksekutif Departemen Air dan Tenaga Los Angeles Janice Quinones mengungkapkan, tiga tangki penyimpanan besar berkapasitas masing-masing satu juta galon habis dalam waktu kurang dari 12 jam.

“Kami memadamkan kebakaran dengan sistem air kota, dan itu merupakan tantangan besar,” kata Quinones. 

Dia menjelaskan, pasokan air tambahan dipompa, namun distribusinya terhenti karena lokasinya yang berbukit.

Quinones meminta warga Los Angeles menghemat air untuk keperluan pemadaman kebakaran. Masyarakat di beberapa daerah juga harus merebus air keran sebelum digunakan. “Kualitas air kami menurun karena banyak abu yang masuk ke sistem,” katanya. Jika Anda ingin minum air, ingatlah untuk merebusnya.”

Read More : Canggih! Ternyata Ini Jenis Rudal yang Digunakan Iran untuk Serang Israel

Untuk saat ini, kebakaran di Los Angeles masih belum terkendali. Setidaknya dua orang diyakini tewas dan banyak lainnya luka berat. Puluhan ribu warga dievakuasi, sementara sekitar 1.000 bangunan, termasuk rumah mewah, hancur dilalap api.

Kawasan Pacific Palisades adalah salah satu kawasan yang paling parah terkena dampak kebakaran di Los Angeles. Kebakaran mengancam kawasan perbukitan, yang merupakan rumah bagi rumah-rumah bernilai jutaan dolar. Petugas pemadam kebakaran terus bekerja tanpa kenal lelah meski keterbatasan pasokan air menjadi kendala utama.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *