SURABAYA, BERITASAT.COM – Menteri Perencanaan Agraria dan Perencanaan Luar Angkasa/Badan Nasional Nasional (ATR/BPN) akan beroperasi di Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan perlunya regulasi maksimum di negara -negara penghitungan dan ruang perencanaan di Indonesia.
Read More : Rekor-rekor Terpecahkan di Pekan Pertama Euro 2024, dari Yamal hingga Pepe
Ahy menyatakan bahwa manajemen negara harus dilakukan dengan hati -hati agar tidak mengurangi lahan pertanian, yang penting untuk keamanan pangan domestik.
Pernyataan ini disampaikan oleh Ahy setelah ia menjadi pembicara di seminar internasional di Airangga University (Airlanggan University) Surabaya.
Kadang -kadang ahy menekankan kewajiban Kementerian ATR/BPN untuk memastikan bahwa administrasi negara dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku, sehingga tidak ada konversi yang ceroboh dari negara tersebut.
“Peraturan negara harus dilakukan dengan hati -hati. Kami tidak ingin semua tanah di negara ini mengubah fungsi, terutama sawah dasar di bidang keamanan pangan,” kata Harimurti Yudhoyono pada hari Rabu, pada hari Rabu (11/9/2024).
Dia menekankan pentingnya perencanaan ruang yang tepat agar tidak mencegah pertumbuhan ekonomi. Ahy ingat bahwa Bumi tidak hanya diarahkan untuk mendukung industri, karena ini dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi jika perencanaan ruang tidak berhasil dengan benar.
Read More : Yasonna Laoly Dikabarkan Bakal Kena Reshuffle, PDIP: Belum Dapat Info
“Kementerian ATR/BPN ingin memastikan implementasi manajemen negara yang tepat. Perencanaan ruang yang baik sangat penting untuk mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi,” tambahnya.
Selain itu, Ahy menekankan pentingnya sinergi dan kerja sama antara pemerintah pusat, aturan regional dan lembaga terkait dalam memecahkan masalah dengan pemrosesan tanah dan ruang di setiap wilayah.
“Kerja sama antara semua pihak yang bertanggung jawab dalam bidang ini sangat penting untuk menyelesaikan masalah ini,” katanya.