JAKARTA, BERITASATU.COM – Kata Menteri Agraria dan perencanaan spasial/Kepala Badan Tanah Nasional (ATR/BPN) Agus Harie Yudhoyono (AHY) yang telah berhasil disimpan untuk menyelamatkan hilangnya 5,71 triliun dari tanah Mafia.
Read More : Nilai Tukar Rupiah Melemah 16 Poin Menjadi Rp 16.294 Per Dolar AS
“Pemerintahan ATR/BPN terus mencegah kejahatan tanah dari muncul. Akibatnya, kami telah berhasil mengungkapkan dan menyelamatkan potensi untuk kehilangan 5,71 triliun RP,” kata Ahy dalam sebuah pernyataan resmi di Jakarta pada hari Rabu (9/25/2024 ).
Administrasi ATR/NTE terus diintegrasikan dengan pemangku kepentingan yang relevan, pemerintah daerah, petugas penegak hukum (APH) sebagai polisi dan jaksa penuntut, dan peradilan.
Berkat kerjasama ini, pada tahun 2024 beberapa kasus kejahatan tanah yang dilakukan oleh tanah Mafia di Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Jambi, dan Jawa Tengah berhasil diungkapkan.
Read More : Modal Asing Rp 3,06 Triliun Masuk ke Pasar Keuangan Dalam Negeri dalam 4 Hari
“Selain potensi kehilangan negara yang telah kami selamatkan, ini juga bukti keseriusan Kementerian ATR/BPN dalam mewujudkan keadilan kepada masyarakat,” kata Ahy.