Polisi Novoidan melaporkan para korban pengisian air berat, Agas Salim dan dia sebagai aktivis sosial di Senggareng di Jakarta, Berisatu.com – Jakarta Barat. Sebelumnya, seorang wanita, yang dikenal sebagai Novi, mengambil inisiatif untuk mengumpulkan uang untuk membantu biaya medis AGUS.
Read More : Fuji Sambangi Polres Jakarta Barat, Ada Apa?
Metro Metro Metro Metro Metro Metro Metro Metro Kepala, Komisaris Polisi Suriah Suriah Suriah Suriah Suriah Suriah Suriah Suriah Suriah ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ר ס ס ס ס ס ס ר ס ס ס ס ס ס ס ס ר ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס ס א א א א א א א א ס א ס ס ס ס ס ס ס ס ס 2024.
“Saudara Misa telah melaporkan kesukaan atau fitnah melalui media elektronik sesuai dengan ketentuan Undang -Undang Isathal,” kata polisi metropolitan pada hari Selasa (10/22/2024).
Ade menjelaskan, menuduh bahwa laporan itu diposting karena Agus diancam dan dilecehkan uang koperasi yang diterimanya.
Pernyataan itu mengumumkan bahwa “ada tuduhan dan fitnah bahwa reporter itu tidak dapat dipercaya dan menyalahgunakan uang kooperatif.”
Pada bulan September 2024, Agas Salim sendiri dipimpin oleh Subarda -nya, Jalank Nadi Turki, Streckrang, Jakarta Barat, Jalank Nadi Turki, Turki Jalayanki Nadi.
Read More : Tragis! Induk Gajah Terpaksa Dibius seusai Anaknya Mati Tertabrak Truk
Untuk biaya medis, Agus membutuhkan uang besar, dan oleh Yayasan Perlindungan Kemanusiaan, setiap Novianhi membantu memobilisasi sumbangan untuk sumbangan perawatan matanya.
Namun, semuanya menyatakan kekecewaannya dalam akun tickock pribadinya, ketika ia meminta sumbangan, ia tidak sepenuhnya digunakan untuk perlakuan AGUS.
Pengunggahan masing -masing viral yang diunggah, dan nama baiknya terkontaminasi dan polisi telah menyalahgunakan polisi, yang terbukti dengan iklan.