Jakarta, Beritasatu.com – Isu perekonomian pekan depan akan diisi emiten yang akan membagikan dividen. Hingga akhir Mei 2024, sudah banyak penerbit yang memasuki masa perpanjangan.

Read More : Motor Terbakar di SPBU Legok, Warga Panik dan Kocar-kacir

Tambahan hari, Senin (20/5/2025), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Aneka Tambang Tbk memasukkan banyak perusahaan media. (ANTM), PT Multi Prima Sejahtera Tbk (LPIN), PT Dana Brata Luhur. Tbk (TEBE), PT Mandir Herindo Adiperkasa Tbk. (MAHA), TP Hillcon Tbk. (MAU), PT Bardikari Pondasi Perkasa TBK. (BDKR), PT Jasa Marga (JSMR), dan PT Chandra Asari Pacific Tbk (TPIA).

Kemudian ditambah beberapa perusahaan yang diumumkan pada Selasa (21/5/2024) yakni PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID). Beberapa perusahaan media akan melakukan merger pada Rabu (22/5/2024), seperti PT Total Bangan Persada Tbk (TOTL), PT Lawton Luas Tbk (LTLS), PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk. (INTP), dan PT Nusa Raya Cipta TK (NRCA).

Selain itu, agenda Bank Indonesia (BI) pada Senin (20/5/2024) adalah laporan tunggakan pembayaran triwulan I 2024 dan Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada Selasa (20/5/2024). . ) mengadakan pertemuan. 21). /5/2024) dan Rabu (22/5/2024).

Dan pada pekan depan, Menteri Keuangan Shri Mulyani akan memaparkan Kerangka Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2025 yang akan diserahkan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Read More : Jelang Keputusan Israel, Ini Sejumlah Poin Penting Gencatan Senjata Lebanon

Pak Mulyani mengatakan, penyampaian KEM PPKF akan dijadikan konsultasi pertama minggu depan dalam penyusunan laporan keuangan dan RAPBN 2025.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *