Jakarta, Beritasatu.com – Pebulutangkis voli putri Bank Jatim menangis tersedu-sedu usai menjuarai seri Divisi Utama Livoli di Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (11/3/2024).
Read More : Malaysia Masters: Adaptasi Lapangan Lancar, Dejan/Gloria ke 16 Besar
Mereka menangis karena teringat Andina Julia Maharani yang meninggal dunia pada 18 Oktober 2024. Andina merupakan pemain Bank Jatim yang baru berusia 19 tahun.
“Kami masih tidak percaya Andina meninggalkan kami semua. Sepertinya dia masih di sana. “Beliau akan selalu ada di hati kami,” kata pemain senior Bank Jatim Rianita Panirwan.
Rianita bahkan kembali lagi setelah absen akibat kematian Andina. Kedua pemain tersebut menempati posisi yang sama, terutama sebagai middle blocker. Rianita yang berusia 38 tahun kembali diturunkan karena tak ada pemain lain.
Di podium juara Livoli Premier Division 2024 itu, para pemain mengenakan jersey bertulisan Andina sebagai tanda penghormatan.
Tim putri Bank Jatim menjadi juara grup EE setelah mengalahkan TNI AU Listrik dengan skor 3-1 (24-26, 25-20, 25-18 dan 25-22) pada laga terakhir tur reguler kedua edisi 2024 . Divisi Utama Livoli di GOR Utama Bojonegoro.
Read More : Avila Bahar Naik Podium Juara Malaysian Championship Series di Sepang
Padahal, sebelum meninggal dunia, pevoli muda Andina Julia Maharani dipersiapkan Bank Jatim untuk bermain di Livoli Premier Division 2024. Pemain asal Caruban, Jawa Timur ini, meninggal dunia di usia 19 tahun.
Pemain yang berposisi sebagai middle blocker itu meninggal dunia di Madiun, Jawa Timur.
“Saat ini kami sedang mempersiapkan diri untuk bermain di Divisi Utama Livoli pada akhir Oktober. Dia terakhir berlatih bersama kami awal bulan ini. Tanggal 7 Oktober, dia pamit untuk pulang. Dia beberapa kali dirawat di rumah sakit. Kami sangat merindukannya. “Dia anak yang sangat baik,” kata salah satu pelatih Bank Jatim, Kiki Irianti.