Jakarta, Beritasatu.com – Reformasi Administratif dan Menteri Reformasi Birokratis menanggapi Rene dan Widanini, dan efisiensi anggaran pemerintah dalam menunjuk karyawan swasta (karyawan). Salah satunya adalah Menteri Pertahanan di Corpresse Sjamsoeddin.

Read More : Presiden Prabowo Beri Pesan ke Abdul Mu’ti Saat Retret Kabinet Merah Putih di Magelang

Menurut Rini, aturan untuk penunjukan menteri diselenggarakan oleh Presiden (Pepres), yang diselenggarakan oleh No. 68 tahun 2019.

“Faktanya, dalam struktur organisasi, itu benar -benar diizinkan dalam bentuk,” katanya.

Rene menambahkan bahwa korpuser deedy kemungkinan akan ditunjuk dari Kementerian Pertahanan, tetapi ia tetap sesuai dengan aturan yang diterapkan.

“Jadi, mereka mungkin terlambat untuk mengangkatnya, tetapi tidak diragukan lagi,” kata Rene.

Diketahui, Sekretaris Pertahanan Sjafrie Sjamsoddin memasang lima karyawan swasta dan asisten swasta. 

Read More : Periode Angkutan Lebaran 2024, AirNav Layani 52.567 Pergerakan Pesawat

Daftar lima menteri pertahanan:

1. (RET) Sugrajat sebagai karyawan khusus Menteri Pertahanan. Chris Wigandji sebagai pegawai swasta dari Menteri Pertahanan untuk Administrasi Umum. LINIS KOJOYA, sebagai Dewan Pertahanan Khusus untuk Kedaulatan Republik Persatuan Indonesia. 4. Andra Airwan 5, karyawan khusus pembela ekonomi pertahanan. Deodaus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo (Deddy Corbuzier) sebagai karyawan Menteri Pertahanan dalam Komunikasi Publik dan Publik.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *