Sekitar 97 warga negara Indonesia (WNI) dan banyak diaspora Indonesia telah dipengaruhi oleh kebakaran hutan di Los Angeles, California Selatan.
Read More : Pangeran William dan Raja Felipe Bakal Saksikan Langsung Final Euro 2024 Spanyol vs Inggris
Itu diumumkan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Los Angeles. Konsulat Jenderal Konsulat Jenderal Indonesia juga mendesak Indonesia untuk menyadari dan mematuhi instruksi pejabat setempat.
Distribusi warga negara Indonesia yang terkena dampak termasuk dalam Pessadena, Altadena 20, Silmer 0 dan 60 Kalabasa.
“Kami ingin menenangkan rakyat Indonesia dan mengawasi pengembangan situasi dan mengambil arahan hak -hak lokal,” kata Chandra pada hari Sabtu, konsul Indonesia Jakarta Jino di Los Angeles.
Pada hari Selasa (7/1/2025) dari Konsulat Jenderal Indonesia, Asosiasi Sipil Indonesia dan Siswa menyebarkan kecelakaan pra -kebakaran untuk siswa, termasuk media sosial dan kelompok komunikasi WhatsApp untuk siswa.
Sebagai hasil dari kebakaran hutan ini, 10 orang tewas dalam informasi terbaru dan harus meninggalkan rumah mereka untuk sekitar 180.000 penduduk setempat.
Read More : Kisah Sven-Goran Eriksson: Terkenal Sebagai Pelatih Hebat dan Punya Hubungan Asmara yang Gemparkan Dunia
Pada hari Kamis (9/1/2025) pukul 16.00, warga negara Indonesia yang terkena dampak dievakuasi sesuai dengan pemberitahuan pemerintah daerah dan saat ini berada di penampungan yang disediakan oleh Otoritas California Selatan.
To Coobon menjelaskan, layanan konsuler dan imigrasi terus membantu warga negara Indonesia di tengah situasi ini. Jika kondisinya semakin buruk maka konsulat jenderal juga siap untuk menyesuaikan rencana evakuasi.
Dalam upaya untuk mendukung masyarakat, konsulat umum Indonesia, meluncurkan layanan bantuan, memberikan informasi, logistik, dan persyaratan lainnya. Mereka yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi hotline resmi Konsulat Jenderal Indonesia di Los Angeles +1 213 590 8095 atau media sosial Instagram @indonesian.