Jakarta, Beritasatu.com -Ministis Perumahan dan Landnaland Area (PKP) Mararar Sirait mengirim berita terbaru tentang jumlah rumah yang dibuat di tiga (3) juta rumah. Hingga saat ini, hingga 157.000 rumah telah diterapkan dalam rencana Presiden Prabowo Subianto.

Read More : Mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan Datangi KPK

“Sampai saat ini, sudah ada 157.000 rumah,” kata Ara, nama panggilannya, tetapi pada hari Kamis (05.01.2025) di Universitas Pertamina di Jakarta, Jakarta.

Meskipun jumlah ini tidak mencapai 5% dari tiga rencana tujuan (3) juta rumah, ARA berpendapat bahwa visualisme dicapai pada tahun 2025. Optimisme ini juga sesuai dengan pertumbuhan Indonesia 8%.

“Jika kita optimis, Presiden Prabowo juga memiliki pertumbuhan 8 persen. Tentu saja, kita harus bekerja optimisme. Kita tahu ini sulit, tetapi kita berusaha untuk mendapatkan revolusi,” lanjutnya.

Menurut ARA, penyediaan rumah -rumah bersubsidi terbukti Prabowo, bersama dengan pemerintah masyarakat, seperti pekerja, petani, pelaut, pekerja migran dan orang kecil hadir.

Read More : Jokowi Unggah Momen Makan Malam Bersama Prabowo

Pada bulan Mei 2025, Kementerian membuka PKP, Kementerian Kemanusiaan (Kemnaker), PT Pertamina (PERSO) dan Badan Manajemen Tabungan (BP Topera) 100 rumah bersubsidi untuk karyawan sehubungan dengan Hari Kerja Dunia.

Selain itu, dedikasi 100 rumah akan dikirimkan kepada wartawan pada 6 Mei 2025 dan pada 8 Mei 2025. Sebanyak 100 rumah bersubsidi didistribusikan di 3 juta rumah di beberapa tempat, termasuk Batang, Pasuran, Makasar ke Palembang. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *