JAKARTA, BERITASATU.COM – Wakil Presiden Jubra Rakabumming Cancer mengatakan bahwa keberhasilan film “Animation Jumbo” telah menjadi simbol era awal di dunia animasi di Indonesia.
Read More : Macau Open: Dejan/Gloria Lewati Adangan Ganda Taiwan
Film ini, yang diambil oleh Ryan Adriandha, mengamati 5 juta orang dan dirancang untuk disiarkan di 17 negara Asia dan Eropa.
“Ini adalah awal dari bab baru untuk industri animasi Indonesia,” Jib Rakabuming Cancer di saluran pribadinya di YouTube “Gibran Rakabuming” dikutip pada hari Senin (04/21/2025).
Dia berpendapat bahwa pencapaian film Jambo yang dikeluarkan adalah bukti bahwa generasi muda Indonesia dapat bersaing di panggung dunia. Menurutnya, peran generasi muda sangat penting dalam menentukan arah kemajuan negara.
Selain itu, menggunakan bonus demografis maksimum, Indonesia dapat menghadapi berbagai masalah di masa depan dengan lebih siap. Gumbo Animation Movies mencetak 3 juta pemirsa dalam 2 minggu – (spesial/spesial)
“Generasi muda bukan hanya bonus demografis, tetapi juga solusi untuk masalah di masa depan. Saat ini, ada banyak orang muda kita yang muncul sebagai aktor utama di berbagai bidang,” katanya.
Dzhibra menekankan bahwa di era kompetisi saat ini, yang paling menentukan bukan kekuatan, tetapi kecepatan pelatihan, adaptasi, dan penyitaan peluang.
Read More : Inilah Silsilah Keluarga Maarten Paes sehingga Bisa Ikuti Proses Naturalisasi, Neneknya Lahir di Kediri
Film -film animasi jumbo adalah serangkaian seniman terkenal dalam peran aktor “suara”, termasuk puisi pangeran (10 -tahun -akrab/jumbo), Kuinn Salman (Mary), M Adhiyat (atta), Yusuf Ozkan (Nurman) dan Graceella Abigail (Mazaro).
Bintang -bintang lain yang berpartisipasi adalah Satrio Den yang baik (Little Don), Angar Yunanda (ACIL), Ariel Noah (Pastor Don), Bunga Berkelanjutan (Ny. Don), Love Laura Kiehl (Puan Meri) (Desa Markas Besar).
Jambo -producer Angain Kharisma menjelaskan bahwa film itu dibuat tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga untuk membawa kehangatan dan membuka pintu untuk diskusi keluarga.
“Kami membuat film Jambo ini untuk menemani dan merangkul penonton, dan kami mengundang Anda untuk membuka pintu untuk berbicara dengan anak -anak dan keluarga,” kata Anjia.