JAKARTA, BERITASATU.COM – Gubernur Jakarta Pramono Anung akan menanggapi persetujuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas pengunduran dirinya dari Sekretaris Kabinet – Jenderal (Menseskab). Pramono berterima kasih kepada Jokowi atas perjanjian tersebut dan atas kepercayaannya untuk menjadi kenyataan selama dua kali.

Read More : JHT Pekerja Sritex Cair Mulai Besok, BPJS Ketenagakerjaan Janji Tuntas dalam 8 Hari

“Ya, saya adalah orang pertama yang berterima kasih kepada Tuan Presiden untuk dua periode mengingat kepercayaan untuk menjadi sekretaris kabinet,” kata Pramono kepada wartawan di Seminang Semungan, Jakarta, Kamis (9/19/2024).

Pramono menyadari bahwa tidak mudah menjadi staf. Namun, dia optimis bahwa dia telah memberikan dan melakukan yang terbaik untuk mandat Presiden Jokowi selama dua kali menjadi baik dan tidak ada masalah.

“Terima kasih Tuhan, saya pikir hari ini saya melakukan kinerja yang baik oleh presiden,” katanya.

Pramono mengakui bahwa ia mengundurkan diri lebih awal sehingga tugas staf tidak akan terganggu. Selain itu, pengunduran diri menteri negara juga bertujuan untuk membuatnya lebih fokus untuk memenangkan Jakarta Pilgub 2024.

Setelah secara resmi menarik dari Menteri Sekretaris Negara pada 22 September, Pramono akan fokus pada seri Jakarta Pilgub 2024.

“Saya tidak ingin bertekad sebagai gubernur dan wakil gubernur Jakarta, saya masih harus menjadi sekretaris kabinet, sehingga saya sekarang dapat bekerja, atau memiliki waktu penuh untuk melakukan sosialisasi dengan Bang Doel,” kata Pramono.

Read More : Hardiknas 2025: KPK Masuk Sekolah, Siswa Diajari Antikorupsi

Presiden Jokowi sebelumnya telah menandatangani penghentian penurunan presiden (Kepress) Pramono Anung sebagai menteri negara. Pramono Anung mengundurkan diri karena dia ingin fokus pada Maju sebagai gubernur Jakarta pada tahun 2024 Pilgub.

“Pada hari Kamis, 19 September 2024, Presiden menandatangani Presiden No. 105 P dengan hormat, Pramono Anung Wibowo sebagai Sekretaris Kabinet, mulai dari 22 September 2024,” kata koordinator staf khusus Presiden Ari Dwipayana, ketika dikonfirmasi oleh jurnalis pada hari Kamis (9/19/2024).

Selain itu, dia mengatakan Presiden Jokowi juga telah menunjuk Menteri Luar Negeri Pratikno sebagai pelaksana Sekretaris Kabinet yang ditinggalkan oleh Pramono. Penunjukan Pratikno didasarkan pada keputusan presiden yang sama dengan pemecatan Pramono.

“Dalam dekrit presiden, Mr. Pratikno juga ditunjuk, Sekretaris Negara sebagai eksekutif tugas, kekuasaan, dan tanggung jawab sekretaris kabinet sampai sesi terakhir,” kata Ari.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *