MALANG, BERITASATU.COM – Profesor di Fakultas Hukum, Profesor di Fakultas Universitas Nuriana, Pasukan Kode Proses Pidana (Prosedur Kejahatan) (Prosedur Kejahatan) (Prosedur Kejahatan).
Read More : Ivan Gunawan Konfirmasi Pergi Haji Bersama Ruben Onsu
Dia menyatakan pemerintah kepolisian dan memulai panggung ke polisi, yang merupakan angka kedua 2002, didirikan tentang Kepolisian Nasional Indonesia.
Menurutnya, Badan Kepolisian Nasional dalam Penegakan Hukum sangat jelas, termasuk Protokol (BAP) untuk jaksa penuntut (BAP) kepada jaksa penuntut.
“Polisi tidak dapat diserahkan kepada hasil penyelidikan segera karena Kantor Kejaksaan adalah jaksa penuntut,” ia berada di Malang pada hari Sabtu (1/25/2025).ย
Dia membuka keberadaan kode proxy kriminal yang menyebabkan kebingungan dalam sistem ini. Salah satunya adalah 12 hari, polisi (11) jika artikel (11) tidak dapat menanggapi publik, masyarakat dapat melaporkannya langsung ke jaksa penuntut.
Selain itu, artikel tersebut memberikan jaksa penuntut langsung kepada jaksa penuntut.
“Ini akan berhati -hati. Menurut Organisasi Kepolisian Nasional, seorang perwakilan dari Organisasi Kepolisian Nasional, kata kualifikasi hukum khusus, sebagai jaksa penuntut,” kata jaksa penuntut.
Dia juga menekankan 111 bagian di Krime Procurure Code School, yang akan mempertanyakan jaksa penuntut dan properti yang dilakukan dan polisi benar. Menurutnya, itu bertentangan dengan proses pidana dan keputusan Mahkamah Konstitusi.
“Jaksa penuntut adalah untuk membahayakan mekanisme merusak mekanisme untuk menyatakan kebenaran penangkapan. Ini dapat mengarah pada definisi hukum,” kataku Noman.
Itu juga memperluas 11 berusia 11 2021. Ini, menurutnya, berubah, menurutnya, secara luas, menurutnya.
Jika aturan jaksa lagi akan memperluas kejahatan sistem hukum jika kode proxy pidana mudah diperluas melalui RUU tersebut.
Read More : Rambah Pasar Mobil Listrik di Korea Selatan, BYD Beri Persaingan Sengit ke Hyundai dan Kia
Saya menekankan bahwa Noman adalah sistem terintegrasi untuk sistem hukum di Indonesia. ย Setiap penegak hukum memiliki otoritas yang sesuai, yang mulai tumbuh dari polisi yang dilengkapi dengan nomor kedua 2002.
Pada saat yang sama, jaksa penuntut disesuaikan dengan $ 16, dan amandemen dibuat untuk nomor 11, dan pemerintah hukum berada di hadapan pengadilan yang dianggap pengadilan pengadilan pada tahun 2009.
“Akan jelas bahwa kita terbuka untuk hukum, tetapi jika jaksa penuntut memberikan perwakilan besar perwakilan jaksa penuntut, itu akan menghasilkan persentase konflik jika terlibat dalam pemerintahan polisi,” katanya.
Dia meminta prosedur kejahatan, ubah jumlah proyek ke -8 untuk menyelesaikan 881 atau 1981 undang -undang.
“Jika tidak jelas, Anda harus berhati -hati. Jangan merusak sistem apa adanya,” katanya.
Meskipun proyek proses kriminal masih dalam perselisihan, perlu untuk akademisi, praktisi hukum, praktik hukum dan boneka.
“RUU ini harus diselidiki dengan cermat. Jangan membahayakan kita pada sistem kejahatan terintegrasi,” profesor itu terkait dengan peran polisi.
Dia menuntut RUU ini, RUU catatan kritik ini, dan berharap untuk menilai bukti pemerintah di antara lembaga -lembaga penegak hukum di Indonesia.