JAKARTA, BERISATU.COM – POLDA METRO sedang menyelidiki langganan mobil Jaya, yang telah menarik mantan pengacara, Evelyn Dohar Hutagung (EDH). Sampai saat ini, para peneliti telah menguji 10 saksi sehubungan dengan kasus ini.
Read More : Tesla Hentikan Pesanan Cybertruck Versi Termurah
“Selama tahap investigasi, setidaknya 10 saksi telah diperjelas sejauh ini,” kata Kepala Hubungan Publis Polisi Metropolitan Jakarta, Kepala Polisi dan Komisaris Senior Ade Ari Siam Indradi dan jurnalis pada hari Rabu (4/2/2025).
Dia mengatakan bahwa ada delapan saksi lain yang dituduh melakukan insiden itu, seorang reporter, seorang reporter, Bose Prodia, dan lainnya.
“Ditambah 8 saksi lain mencurigai insiden yang dilaporkan oleh reporter,” katanya.
Para peneliti berencana untuk menyelidiki Evelyn Dohar Hutagung dalam waktu dekat untuk mengeksplorasi kasus dengan AKBP Bintoro.
“Akan ada permintaan untuk informasi atau kejelasan partai yang dilaporkan dengan inisior EDH dalam waktu dekat,” kata Ade.
Read More : Seluruh Ponsel iPhone Pakai Layar OLED Mulai 2025
Kasus ini berasal dari laporan keluarga BOS, menuduh bahwa Evelyn Dohar Hutagung terlibat dalam dukungan mobil. Mobil itu awalnya dijual dengan kesepakatan dari penjualan DKK 6,5 miliar. RP BOS diberikan kepada keluarga Prodia. Setelah menjual mobil, uang itu tidak pernah datang.
Penjualan mobil