JAKARTA, BERITASATU.COM – Brigadir Jenderal Fadel Ramos, anggota Kepolisian Polisi Timur dan anggota Dion Saputra dari mitra polisi. Insiden itu terjadi pada hari Kamis (16 Januari 2016) ketika keduanya mencoba mencegah pertandingan di kota Tangerang Selatan.

Read More : Arus Mudik Lebaran Ramai Lancar, 65.000 Kendaraan Masuk GT Cikatama

“Para pelaku yang terlibat dalam penganiayaan terhadap anggota kami telah diidentifikasi dan saat ini sedang dianiaya,” kata Antara, kepala polisi di Tandgerang Selatan, menurut Antara, Victor Ikirivang dari polisi di Tanging Selatan (AKBP).

Victor memastikan bahwa partainya akan segera mengungkapkan para pelaku dan kronologi acara. “Kami akan segera meneruskan pelaku dan kronologi,” tambahnya.

Victor juga menjelaskan bahwa Brigade Fadel Ramos secara bertahap meningkat dan sekarang berpartisipasi dalam perawatan rawat jalan. Sementara itu, Dion Saputra ditujukan ke Rumah Sakit Kepolisian Nasional untuk menerima perawatan intensif.

Sementara itu, pemimpin kereta bawah tanah publik Jaya Ae Ae Ae Ari Sim Indrai Komisaris untuk Komisaris Polisi menemukan bahwa acara tersebut berlangsung sekitar pukul 04.00 pada Kamis (16.16.2016). Kelompok operasi sektor Eastern Springs sedang menonton pertempuran di media sosial melalui patroli cyber.

Pertandingan dikatakan telah mengambil dua kamp, โ€‹โ€‹yaitu tim SCBD dan Pasundan, yang bertemu di Jalan Sirende Paradise. Tim Opsna, yang terdiri dari empat petugas polisi dan satu mitra, segera pergi ke tiga kendaraan, termasuk mobil dan dua sepeda motor, atas nama kecerahan.

Read More : Pegadaian Syariah Luncurkan Pembiayaan Porsi Haji Plus untuk Perjalanan Haji yang Lebih Terencana

Ketika dia mencoba mencoba, Brigaden Fadel Ramos dan Dion Saputra diserang oleh para pelaku, menuangkan air yang keras dari dua botol. Korban juga dipukuli sebelum mereka melarikan diri dengan sukses. Sepeda motor korban diambil oleh pelaku.

Ade Ari menekankan bahwa penyelidikan dilakukan untuk menangkap pelaku irigasi yang sulit. Polisi berkomitmen untuk meningkatkan patroli untuk mencegah peristiwa semacam itu di masa depan.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *