Jakarta, Beritaatu.com – Insul Daicati, Titikin Pusta mengungkapkan kesusahan yang mendalam karena dia meninggal. Meskipun menyedihkan, sangat bersyukur bahwa Inter dengan titkeys di menit terakhir.
Alhamdulillah Alhamdulillah menemani jurnalis pada hari Jumat (4/4/2025) hingga detik terakhir dari detik terakhir dari mata mata mata dirilis.
Insul, Titik Puspa juga senang karena mereka bisa pindah selama perawatan di Jakarta.
“Bernapas dengan nenek dan akhir dari hari pertama, dengan iringan ke rumah sakit,” katanya dengan suara gemetar.
Suasana emosi, yang mencakup pahlawan, kehancuran dan keramaian dan kesibukan ketika Titikin PMPLA tiba.
Dia juga menemani Pety Thunzunsari, dan ketika Pussha titor tubuh duduk di kuburan, dia memeluknya dengan kuat.
Instagram, beban terbaru di Instagram, juga berbagi berlutut di pemakaman pemakaman pemakaman Jakarta selatan.
Read More : Lippo Malls Berhasil Terapkan Sistem dan Tindakan Hemat Energi
“Nenekku yang terkasih … mengapa aku rindu, jika teleponnya berjam -jam dan lelucon, berbicara dengan segalanya sambil tertawa. Ini adalah cara yang sama di dunia kita.
Meskipun berat, dia salah dinyatakan meninggalkan citra rasa hormat.
“Aku tulus. Nenek tidak lagi sakit. Aku bahagia di surga, aku selalu berdoa untukmu, Titik Pusda mati.