Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengundang semua komunitas agama untuk meningkatkan kesadaran akan lingkungan, menurut doktrin agama masing -masing. Panggilan ini cocok dengan semangat yang terkandung dalam Deklarasi ISTIQLAL, yang juga didukung oleh para pemimpin beragama dunia, termasuk Paus Francis.

Read More : Festival Tabut 2025 Dibuka, Gubernur Bengkulu Ajak Jaga Persatuan

“Tanggung jawab kita sebagai komunitas agama adalah untuk melestarikan alam sehingga kiamat” tertunda. “

Menurut Menteri Agama, komunitas agama harus menggunakan layanan sebagai cara memilih pentingnya melindungi lingkungan. Perawatan sungai, danau, tanaman, dan ekosistem alami lainnya harus menjadi perawatan utama.

Nasaruddin juga menekankan bahwa dosa terjadi tidak hanya ketika seseorang telah merusak orang lain, tetapi juga di bawah hewan yang berbahaya, tumbuhan dan lingkungan.

“Perubahan iklim memiliki pengaruh mematikan daripada konflik besar seperti Perang Teluk. Perubahan iklim membunuh hingga satu juta orang setiap tahun,” jelasnya.

Menteri Agama, Deklarasi Istiqlal, yang sebelumnya disebut pentingnya kerja sama agama untuk menjaga kemanusiaan melalui perlindungan lingkungan. Kampanye kehidupan organik dianggap sebagai salah satu tindakan kemanusiaan yang mulia.

Read More : 5 Perjalanan KA Terlambat Akibat Sancaka Tabrak Truk hingga Hancur di Sragen

“Kampanye alam adalah bagian dari tugas kemanusiaan kita. Ini adalah panggilan moral untuk direalisasikan bersama,” tambahnya.

Nasaruddin juga mengundang orang -orang beragama untuk mengeksplorasi doktrin tulisan masing -masing. Dia percaya bahwa pemahaman dalam -keduanya tentang ajaran agama akan memperkuat keharmonisan antara orang dan hubungan yang lebih baik dengan alam.

“Semakin kita memahami tulisan -tulisan, semakin baik kemampuan kita untuk berkomunikasi dengan teman -teman. Kita, kita memperkuat pemahaman agama orang untuk menciptakan kehidupan yang harmonis,” pungkasnya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *