Yakarta, Beritasatu.com – Taman Safari Indonesia sudah mengetahui identitas pengunjung virus untuk memberi makan plastik dengan kuda Nil. Dia akan mengejar pengunjung.

Read More : Mau Ajak Anak Traveling? Ini 5 Tips Memilih Koper yang Tepat

“Dari data yang kami kumpulkan, pengunjung diketahui. Faktanya, kata mobil Alexander Zulkarnain.

Selain memberi makan hewan plastik ke kuda Nil, kelompok mereka tahu aksi pengunjung hewan lain. Termasuk membuka kaca depan saat memasuki area hewan harimau.

“Kami terus mencari agen yang berjaga -jaga dan kamera pengintai yang kami miliki di tempat itu. Menurut informasi petugas, pengunjung sering membuka jendela di daerah Tiger dan telah dicela beberapa kali,” katanya.

Diperbaiki bahwa tindakan pengunjung yang tidak mematuhi aturan yang dikenakan pada Taman Safari Indonesia, khususnya daerah Taman Safari, sudah berada di bawah pengawasan konservasi alam dan hewan baik di Indonesia maupun di dunia.

“Kami sangat menyesal dan kami tidak mentolerirnya. Di masa depan kami berharap itu tidak akan lagi terjadi untuk peristiwa serupa karena semua hewan dan alam di taman safari dilindungi oleh hukum tentang perlindungan satwa liar dan ada implikasi hukum jika tidak dipatuhi, terutama jika kami berada di bawah pengawasan dunia dan lembaga konservasi Indonesia,” katanya.

Read More : Open Gate, Pengunjung BTV Semesta Berpesta Tangerang Mulai Berdatangan

Sebelumnya, video viral pendek menunjukkan beberapa kelompok anak muda yang berada di mobil LCGC perak di area Safari Park. Beberapa anak muda terlihat di jendela mobil dan memakan beberapa hewan yang dianggap tidak berbahaya, seperti rusa dan kuda.

Begitu mulut kuda nil, pemuda lainnya benar -benar memasukkan limbah plastik di mulut kuda nil.

Alih -alih memberi makan wortel ke mulut rusa, mereka mengarahkan wortel pada hidung rusa. Selain itu, seorang pria muda di mobil yang sama awalnya memberikan wortel kuda nil. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *