Sukbumi, Beritasatu dot com – Sabtu (/1 // 225) di malam hari ke wilayah Palabuhanatu, Sukbumi Rejensi, Jawa Barat, banjir naik lagi. Kecepatan air sungai dengan cepat tidak hanya lumpuh, tetapi juga permintaan seumur hidup.

Read More : 6 Pemain Spanyol Masuk 11 Terbaik Euro 2024

Seorang penduduk Palabuhanutu -District, Antis Sutisna ()), yang dilaporkan pada penduduk desa Sampaka Padi)), meninggal. Korban meninggal saat menggulung sepeda motor di sekitar jembatan di belakang sekretaris regional Kabupaten Sukbumi.

Supriyadi mengkonfirmasi kejadian itu. “Menurut para saksi, korban jatuh sementara dia memiliki sepeda motor, lalu pengalaman itu datang. Korban dinyatakan meninggal setelah pemeriksaan hari setempat,” jelasnya.

Yadi juga mengatakan, Palabuhanutu disebabkan oleh meluapnya layar banjir sehingga air dapat mengalir ke daerah perumahan. Mereka segera meminta pemerintah untuk menormalkan sungai.

Dia berkata, “Karena peristiwa ini sering diulang, penyaringan sungai meningkat,” katanya.

Read More : Ditahan Semen Padang, Pelatih Persis Sayangkan Pergantian Pemain Lebih Awal

Selain pemadam, banjir juga terendam di jalan -jalan strategis seperti Kangagar Street dan Jaln Breakfather. Banyak kendaraan dipaksa ke arah atau penghentian karena frustrasi banyak kendaraan.

Sampai sekarang, beberapa penduduk yang terkena dampak telah memilih untuk pergi ke tempat yang aman. Warga berharap pemerintah akan segera memperhatikan sungai di sekitar negara bagian Palabuhanararatu untuk mencegah pertunjukan penawaran.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *