SUCABUMI, BERITASATU.COM – Tornado mengalahkan lusinan rumah manis, Jawa Barat pada hari Selasa (11/11/2024). Akibatnya, atap bangunan terbang, bahkan satu rumah hampir rata di lantai.
Read More : Euro 2024: Gol Jovic di Menit Akhir Selamatkan Serbia dari Kekalahan
Peristiwa itu terjadi di desa Selaawi Ciandam, desa Ciraureum Hilir, Kabupaten Cibuureum, kota Suchabumi. Penduduk setempat merekam video amatir yang menunjukkan cedera serius yang disebabkan oleh tornado.
Atas dasar data terdaftar, sebanyak 50 rumah rusak, di mana 3 cedera serius rusak.
Salah satu penghuni yang terkena dampak, Nenghs (45), mengungkapkan bahwa angin berputar sekitar 20 menit. Setelah itu, angin naik ke puncak dan terbang ke langit -langit rumah di desa Selaawi.
“Peristiwa itu terjadi di depan Asar. Saya berada di rumah, tiba -tiba suara keras, atap rumah segera terbang ke angin. Semua warga berada di House of Fear,” kata Nengov, Selasa (11/11/2024).
Badan Manajemen Kecelakaan Regional (BPBD) di Sucabumi melaporkan bahwa tornado telah menyebabkan kerusakan di 15 lokasi. Di antara mereka, 8 acara atap rumah dibesarkan dengan angin dan 7 acara dengan pohon tumbang.
Kepala Kota Secabumi BPBD menjelaskan, menjelaskan bahwa terjadinya tornado ini menyebabkan kerusakan pada lusinan rumah yang telah menyebar di dua distrik, yaitu Ciureum dan Citamiang.
Read More : Piala Suhandinata 2024: Tekuk Polandia, Indonesia Lolos ke Perempatfinal
“Beberapa rumah yang atap atau ubinnya terangkat sebenarnya adalah kerusakan serius. Sebagian besar atap yang dibawa oleh angin adalah peran,” katanya.
Sementara itu, Suchabumi City BPBD terus mendaftarkan penduduk yang terkena dampak. Itu juga terus dilakukan oleh evakuasi dan upaya intensif untuk lokasi yang terkena dampak.
“Beberapa penduduk telah dievakuasi. Untuk rumah -rumah yang atapnya menggunakan bingkai baja ringan, kami untuk sementara membantu menggunakan terpal,” Novian menjelaskan manajemen sementara penduduk karena tornado di Succabumia.