Jakarta, Beritasatu.com – 1446 Hijiri (2025), Polisi Metropolitan Utara 21, 21 Security Post (Palm Palm) Post. Tahap ini ditujukan untuk memperkirakan keamanan dan gangguan umum (comtibmas) di Ramadhan.

Read More : 92 Persen Penyaluran KUR Dilakukan Bank BUMN

Presiden Polisi Metro Utara Ahmad Fuadi mengatakan bahwa pembentukan hasil PAM ini adalah hasil dari kerja sama, Kodim 0502 Jakarta Utara dan pemerintah kota utara. Setiap pos PAM diisi dengan TNI-Polly, Satpol PP dan karyawan bersama masyarakat.

“Pot Palm kami terbentuk di daerah utara Jakarta.

Memasang pos PAM ini berdasarkan peringkat tahun lalu, tingkat kejahatan telah meningkat selama Ramadhan. Beberapa tindakan kriminal yang paling sering terjadi dalam kelompok dicuri dengan kekerasan (Sharures) dan tindakan kriminal lainnya di daerah berbahaya. Ada banyak faktor risiko di Fuadi pada kain seperti Rorotan, Kalibaru dan Tanan Merdeka.

Area perbatasan seperti rorot juga menjadi perhatian khusus untuk rorot karena kegiatan masyarakat yang lebih besar. Dengan pos Pam dan Patroli Harian, diharapkan untuk mencegah peningkatan tindakan kriminal di daerah tersebut.

Terlepas dari peningkatan keamanan, polisi utara Jakarta berada di jalan, karena itu adalah kemampuan untuk mengarah ke komitmen, seperti pertengkaran dan tindakan kriminal lainnya.

Read More : Mendes Yandri Minta CSR Perusahaan Dukung Program Makan Bergizi Gratis

“Kami mengambil tindakan penting terhadap penduduk yang terus melakukannya di jalan. Ramadhan harus dipenuhi dengan kegiatan keagamaan yang bermanfaat,” kata Fuadi.

Dalam upaya untuk mencegah pertengkaran, polisi bekerja sama dengan Dewan Ulmal (MUI) dan Masjid Masjid (DMI) untuk mengundang kaum muda.

Selain pos Pam, polisi berpatroli pada jam -jam berbahaya, terutama pada akhirnya. Saya pikir langkah ini menciptakan suasana Ram dan Khotmon Ramadhan untuk orang -orang utara Jakarta.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *