JAKARTA, BERITASATU.COM – Ratusan umat Katolik di pintu masuk ke masjid Trudclaw. Mereka ingin bertemu dan menyapa Paus Francis, yang harus mengunjungi perakitan terowongan masjid Istiqlal-Katedal Kamis (5/9/2024).

Read More : Jadwal Liga Premier Inggris Pekan ke-37: Ada Big Match Man United vs Arsenal

Sebelumnya, imam besar dari masjid Umar Neghalla Nasarudding Umar mengatakan bahwa partainya telah menyiapkan serangkaian hal untuk menyambut Francesco, termasuk dinas keamanan dan kelompok anak -anak yang akan melaporkan kunjungan ini.

Masjid Trudclaw mewakili 800-1000 anak-anak untuk mengakomodasi kedatangan pemimpin tertinggi Gereja Katolik di dunia.

“Kami memiliki masalah yang sama, karena paus ini benar -benar unik. Oleh karena itu, sangat cenderung untuk kelompok -kelompok yang tertindas, kelompok marginal, kelompok yang buruk,” kata Nasaruddin di Istana Presiden, Jakarta, Rabu (9/9/2024).

Untuk dicatat, terowongan toleransi ini adalah yang pertama di dunia. Termasuk dengan simbol yang sangat artistik, terowongan ini dibangun dengan panjang 28,3 meter, tinggi 3 meter, lebar 4,1 meter, dengan total luas 136 meter persegi dan area terowongan dan terowongan telah mencapai 226 meter persegi.

Read More : Kabar Gembira, Nathan Bisa Perkuat Timnas U-23 Lagi

Entri terowongan dirancang dalam gaya modern dan menggunakan bahan transparan. Pembangunan terowongan dimulai pada 15 Desember 2020 dari anggaran 37,3 miliar rubel. 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *