DENPASER, BERITASATU.COM – Pesawat Jetstar, yang mengangkut lebih dari 200 penumpang ke Australia, terganggu, sehingga mereka harus kembali ke Indonesia. Ini terjadi setelah para penumpang mencoba membuka pintu darurat di tengah penerbangan.
Read More : Preview Young Boys Vs Inter Milan: Kans Nerazzurri Amakan Posisi ke 16 Besar
Menurut deklarasi resmi pada hari Senin (31/03/2025), penerbangan ke Melbourne, Australia, harus kembali setelah seorang penumpang di luar kendali dan menghina kru kabin.
“Salah satu penerbangan kami harus kembali ke Denpasser tadi malam setelah seorang penumpang mencoba membuka pintu udara dan menghina kru kabin,” kata perwakilan Jetstar dalam sebuah catatan.
Setibanya di Bali, Jetstar mengkonfirmasi bahwa penumpang segera dipastikan oleh otoritas Indonesia. Atas dasar laporan media, kapten penerbangan memberi tahu semua penumpang tentang kecelakaan itu setelah kecelakaan di belakang pesawat Jetstar.
Berdasarkan data situs pelacakan penerbangan Flaghtradar 24, Jetstar Airbus di 321-251 mengubah nomor penerbangan NX dengan JST 034 setelah satu jam di tengah perjalanan. Penerbangan ke Melbourne terpaksa kembali ke Bali untuk keselamatan semua penumpang dan staf.
“Keselamatan dan kemakmuran penumpang dan staf adalah prioritas pertama kami. Kami berterima kasih kepada staf atas tanggapan cepat dalam menangani situasi ini. Kami tidak akan mentolerir jenis tindakan ini dalam penerbangan kami,” kata Jetstar dalam deklarasi resminya.
Read More : Daftar Tim Lolos Perempat Final Euro 2024
Kecelakaan di pesawat Jetstar menambahkan daftar panjang kecelakaan serupa yang melibatkan penumpang yang bermasalah. Sebelumnya, penumpang di Amerika Serikat dituduh melakukan pengadilan federal setelah mencoba membuka pintu penerbangan dan pramugari terluka dalam penerbangan Amerika dari maskapai penerbangan oleh Milwaki ke Dallas.
Mencerminkan kecelakaan pesawat Jetstar ini, World Aviation Authority memperkuat keselamatan penerbangan untuk mencegah kecelakaan serupa. Bagian seperti peningkatan pengawasan penumpang, pelatihan staf kabin dalam pengelolaan penghalang dan pemasangan sistem keamanan tambahan di pesawat terbang adalah pusat utama untuk memastikan keamanan dalam penerbangan.