VISISA, BERITASAATU.COM – Paus Francis memberikan Bogor mgr Paskalis Bruno Syukur karena tidak bernama Kardinal.
Read More : Layanan SIM Keliling Jakarta Hari Ini Hadir di 4 Lokasi
Keputusan ini masih luar biasa bagi umat Katolik di Indonesia, meskipun ini bukan hal pertama yang terjadi.
“Berita itu luar biasa,” kata Bandong Koy/Uskup Mir Antonius Subando Subando Punjamin Oskane, yang ditanya pada hari Rabu (10/23/2024).
The Vatikan News melaporkan keputusan Paus Francis mengenai permintaan Uskup Bojur Mgruno Syukur, Selasa (10/22/2024).
Paus Francis, pada hari Minggu (6/10/2024), setelah doa, Angelos (Malak Allah) mengumumkan penunjukan Kardinal 21, salah satunya, mgr paskalis Bruno Syukur Off. Menurut rencana tersebut, penunjukan resmi akan dilakukan pada 7 Desember.
Menurut Direktur Kantor Pers di Vatikan, Matteo Bruni, MGR Paskalis menyarankan nama Kardinal karena dia masih ingin tumbuh lebih banyak dalam kehidupan imam.
“Saya masih ingin tumbuh lagi dalam pelayanan gereja dan saya masih ingin tumbuh lagi dalam pelayanan umat Allah,” kata Brunei.
Dikatakan, pengunduran diri tidak kali ini. Dua tahun lalu, Paus Francis menerima aplikasi Uskup Lucas Van Lowe untuk non -namanya.
Menurut berita Vatikan, pada saat itu, permintaan Uskup Lucas Van Lowe diajukan setelah mengumumkan pengangkatannya, yang menyebabkan kritik karena ia tidak selalu berinteraksi kuat dengan tuduhan pelecehan seksual.
Read More : Euro 2023: Prediksi Susunan Pemain Albania vs Spanyol
Kemudian kepala Konferensi Perang Belgia, Kardinal Joseph de Derra, dan seluruh Uskup di Belgia, keputusan Uskup Van Louis.
Meskipun permintaan yang tidak ditunjuk sebagai Kardinal telah terjadi, keputusan MGR Paskalis Bruno Syukur masih luar biasa.
MGR Anton, yang menghadiri Senodes di Roma, Italia, bersama dengan Uskup Pinang Mgr Adrianus Sunarko, kata keputusan MGR Paskali Bruno Syukur sangat luar biasa.
Namun MGR berkata, dengan menghormati keputusan itu. “Kami menghargai keputusan MGR Paskalis. Tentu saja, MGR Paskalis tahu yang terbaik untuknya, keuskupannya, dan gereja pada umumnya. Kami berdoa,” katanya.
Dia mengatakan hal yang sama untuk Kelompok Umum Tertinggi dari Misionaris Keluarga Kudus (MSF), Pastor Agustinos Burnama Square. “Berita ini sangat menakjubkan,” kata Agustinos, yang tinggal di Roma.
Ayah Bornama menambahkan: “Yang paling mampu menjelaskan (mengapa Anda bertanya tentang tidak membuka paus) hanya mgr paskalis yang sama. Kami khawatir.”