Terampil, gertatasaato.com – Dampak stok banjir, Jawa Barat, menyebabkan kerusakan pada bangunan sekolah muda (SND), sehingga tugas SDN harus ditempatkan sementara.

Read More : Kasus Guru Supriyani, Dokter Forensik Sebut Murid D Alami Luka Bakar Bukan Dipukul Sapu Ijuk

Insiden itu ditemukan di Bookingtu Sund Village Langkapjaya, Kangway Retalstency, setelah Sungai Kubojong pada hari Kamis (6/3/2025).

Bangunan sekolah sekarang memiliki masalah yang sangat serius karena flash keluar dari fiksi, bahkan dalam bentuk. Dinding kelas rusak, sementara sekolah, buku teks, dan gaji sekolah yang hilang karena banjir.

Kepala sekolah Bungtugetution, Aisiah mengungkapkan, kerusakan sekolah hampir mencakup semua anggota sekolah, hingga 95%.

“Kualitas yang paling sulit terjadi di kelas 05 dan 6 sekarang tidak lagi digunakan lagi. Ruang utama dan ruang belajar rusak,” kata adalah, Rabu (12/3/3/3/3/3/2025).

Ace of Service

“Di Kelas 3 dan 4 dipenuhi dengan korupsi. Dindingnya rusak, jadi mereka tidak harus terus membaca segera,” katanya.

Untungnya, dalam acara ini tidak ada perlindungan karena dalam acara tersebut, tidak ada pekerjaan yang berkelanjutan untuk belajar dan belajar. Lagi pula, teman sekolah tidak ada di tempat itu.

Read More : Piala AFF U-19: Timnas Indonesia di Grup A Bersama Timor Leste, Kamboja, dan Filipina

IIS “Karena acara ini tidak bertanggung jawab untuk membaca dan semua orang tidak bersekolah.

“Tiba -tiba kemalangan telah terjadi. Toko -toko, buku, dan hal -hal lain tersedot, tetapi sebagian besar banjir masih ada,” dia selesai.

Peserta didik datang ke sekolah dapat menanam tujuan tempat mereka belajar.

Sementara itu, sekolah telah merencanakan implementasi CBM secara online jika status bersih kembali normal, ia berpikir bahwa sekarang jaringan online mati petir.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *