Jakarta, Beritasatu.com – Kecelakaan tragis yang terjadi di Subang, Provinsi Jawa Barat, menewaskan sekelompok siswa yang bersekolah di SMK Lingga Kencana di Kabupaten Depok, Provinsi Jawa Barat, meninggalkan keluarga dan siswa.

Read More : KPU Jakarta: Tingkat Partisipasi Pemilih pada Pilkada Jakarta 2024 hanya 58 Persen

Untuk mengenang para korban, puluhan pelajar Jabodetabek berdoa bersama di depan kantor Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) di Jalan Jenderal Sudirman, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Rabu (15/5/2024). ) ) Saat sore hari.

Tak hanya menyalakan lilin, para pelajar juga membawa senter dan foto pelajar yang terluka akibat bus maut tersebut.

Saat berdoa, dua siswi yang selamat dari kecelakaan bus maut tak kuasa menahan air mata. Keduanya juga sempat memajang foto korban yang juga merupakan teman sekolahnya yang masih menangis.

Salah satu perwakilan siswa SMK Lingga Kencana, Depok Saila yang turut hadir mengaku, sebelumnya tidak mengetahui kejadian tersebut.

“Saya di bus 3, saya menunggu bus 1 di memorial center, tidak ada (naluri), kami bersenang-senang, kami wisuda, kami bernyanyi bersama, tidak ada sinyal,” kenangnya sambil menangis.

Read More : Hari Buruh, 180 Petugas DLH Jakarta Bersihkan Sampah

Di sisi lain, Tengku Rabia yang merupakan perwakilan siswa yang melakukan aksi bersama berharap Kemendikbud memberikan perhatian khusus kepada siswa yang bersekolah di Sekolah Teknik Lingga Kencana pada kecelakaan yang terjadi. siswa bertemu. .

Pertimbangan pemerintah ini sangat penting terutama dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kita berharap kedepannya tidak ada lagi pembedaan antara pihak swasta dan pemerintah (sekolah). ),” katanya. tutup kamu.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *