Jakarta, periodsado.com – Sebelumnya, BTI, kata Anis, dia secara aktif terlibat dengan Ahok. Ahhok mengatakan dia tidak pernah memiliki whatsapp dengan anis pasviden.
Read More : Sidang Kembali Kondusif, Setjen Siapkan Perangkat Pemilihan Pimpinan DPD 2024-2029
Pada hari Sabtu (3/8/2024) di Jakarta, Ahhok berkata, “Sampai saat ini, tidak ada WhatsApp.”
Ahhok mengatakan dia bertemu Anis hanya setelah meninggalkan tahanan pada tahun 2019.
Dia berkata, “Saya jujur. Saya bukan protokol untuk menunjukkan hukuman WA. Saya bertemu Tuan Anis hanya tiga kali setelah berada di penjara.”
Dalam pertemuan pertama dengan ANIS, dikatakan bahwa AHC diambil selama sumpah anggota DKIDPRT pada tahun 2019. Kemudian, pertemuan berikutnya menghadiri upacara pernikahan pejabat partai Kolkar di daerah Panduk Indo.
“Ya, dengarkan beberapa hal. Bagaimana kabarmu? Bagaimana kabarmu tentang anak -anak? Jika demikian, ya, sudah berakhir. Ini terlalu dini.”
Ahok mengatakan pertemuan terakhir dengan Anis adalah selama pernikahan Juli lalu. Ahhok setuju pada waktu itu, pada waktu itu, Anis mengambil foto dan mengundangnya untuk menanyakan nomor WA.
.
Ahhok setuju, dia bahkan lebih serius berbicara dengan mantan gubernur Jakarta lainnya seperti Sutoso daripada Anis.
Read More : Minta PDIP Tak Provokasi Masyarakat, Gerindra: Jangan Bohongi Publik Terkait PPN 12 Persen
“Jika Pak Anis benar -benar, jika saya tidak pernah menghubungi saya, saya tidak tahu, saya tidak tahu. Saya tidak berpikir dia akan memberi tahu saya bahwa saya sering bertemu.”
Sebelumnya, Anis mengatakan bahwa dia secara aktif berinteraksi dengan Ahok sebagai teman dan kolega Jakarta warga.
“Obrolan sebagai teman dan warga negara,” kata Anis pada hari Selasa (7/30/2024). Hal yang biasa adalah teman -teman juga berbicara dengan seseorang. “
Anis berkata, “Artinya, pembicaraan Ahhok tidak terkait dengan politik.”
“Kami tidak pernah membahas masalah politik,” kata Anis. Kami sedang mendiskusikan kepribadian kami. ”