Jakarta, Beritasatu.com – Laporan Operasional Keuangan dan Pusat Analisis (PPAKK) sedang melihat aliran dana di luar negeri, disajikan untuk perjudian online (CQUSTOL).

Read More : 2 Pemeran Video Asusila di Jambi Ditahan Setelah Diperiksa 7 Jam

“Kami mengirimkan semua hasil analisis kepada Kepolisian Nasional,” kata kepala ppatk Ivan Yustiawandana, menghubungi Rabu (6/11/2024).

Sayangnya, dia tidak mengungkapkan negara yang menerima operasi terbanyak dari 13.481 skor. “Ya, tentu saja, termasuk aliran modal di luar negeri,” tambah Ivan.

Ivan 13.481 tidak mendeteksi hasil analisis akun. “Anda dapat mengkonfirmasi langsung dengan teman -teman penyelidik,” katanya.

 Baca juga: PPAK, menyajikan hasil analisis akun 13.481 yang berkaitan dengan permainan game online kepada Polisi Nasional

Read More : Mitos Bunuh Diri di Gunung Kidul Diangkat dalam Film Pulung Gantung

Ivan, pergantian omset operasi perjudian online di Indonesia pada paruh kedua 2024 meningkat 283 triliun pertumbuhan.

Untuk menghilangkan jaringan perjudian online (Judol) di Indonesia, PPAK, sebelumnya mengambil langkah kuat dengan memblokir 13.481 akuntansi untuk operasi ilegal ini.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *