Jakarta, Beritasat.com – Dewan Eksekutif Asosiasi Shah Indonesia (PB Percasi) sekali lagi mengorganisir tur catur bergengsi yang disebut “Turnamen GM Indonesia 2025”. Indonesia, sementara tuan rumah mengirim enam pemain catur terbaik untuk bersaing di turnamen ini.

Read More : Dasco Ajak Semua Komponen Ikut Menyukseskan PON 2024

Ini adalah kedua kalinya PB Percasi menyelenggarakan tur catur dengan grand master (GM) dan kategori master internasional (IM) diikuti oleh pemain catur internasional.

Pemimpin PB Persasi GM Utut Adianto mengatakan bahwa Indonesia mengirim jumlah pemain terbesar ke turnamen. 

Enam pemain catur pria akan bersaing dalam kategori GM, sementara dalam kategori saya, Indonesia mengirim tujuh pemain yang terdiri dari lima pria dan dua pemain wanita.

“Tur ini sangat penting bagi pemain catur Indonesia, karena selain menjadi tempat untuk mendapatkan pengalaman dengan bersaing dengan pemain catur asing, setara dan unggul, tur ini juga menawarkan kesempatan untuk meningkatkan evaluasi ELO dan pendaftaran internasional,” kata Utut pada hari Jumat (2/14/2025).

Utut menambahkan bahwa tur GM Indonesia akan berlangsung setiap tahun. Tahun lalu, Indonesia memenangkan gelar di kedua kategori dengan Aditya Bagus Arfan saya memenangkan GM Tour dan FM Arif Abdul Hafiz memenangkan tur saya.

Pada tur ini 2025 akan bersaing 24 peserta dari 10 negara – india, India, Azerbaijan, Mongoli, Australia, Korea Selatan, Filipina, Ukraina, Myanmar dan Vietnam. Mereka akan bersaing di hotel, Bandung, dari 15 hingga 25 Februari 2025. 

Ini terdiri dari 12 GM dan 12 peserta dalam kategori saya, turnamen ini akan memakan waktu lebih dari seminggu.

Read More : Mobil Tabrak Kerumunan Saat Pawai Juara Liverpool, 47 Terluka

“Tur ini menggunakan 11 Robin Round Round System dan mengikuti aturan ketat yang berlaku untuk turnamen catur internasional,” kata Utut.

Kejuaraan ini juga memiliki harga yang sangat bergengsi, dengan harga total $ 25.000, terdiri dari $ 15.000 untuk kategori turnamen GM dan $ 10.000 untuk kategori turnamen.

Selain itu, tur catur ini semakin menarik perhatian dunia bisnis yang menunjukkan lebih banyak dan lebih banyak catur daripada industri ini. 

“PB Pers sangat menghargai keterlibatan dunia perdagangan dalam turnamen catur klasik ini, yang diharapkan melahirkan catur catur atau pemain catur internasional,” kata Utut, yang juga menjabat sebagai presiden zona federasi catur internasional (FIDE) 3.3 Asia.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *