Jaya, Jakarta, Beritasatu.com, mengungkapkan bahwa dosis kemasan minyak di pasar yang berbeda di Jakarta tidak memiliki dosis apa yang tercantum dalam paket.
Read More : Atlet Sulsel Terancam Tidak Ikut PON
Itu ditransmisikan pada hari Selasa (11.11.2025) tiba -tiba diperiksa, kepala Kepala Dimresos Polda Metro Jaya Metro Anggi Saputra Ibrahim.
“Hasil kami dari 12 sampel botol, konten total sekitar 795 mL,” kata Anggi kepada wartawan.
“Sebagian besar kandungan botol 804 mL. Ini mungkin hasil dari sekitar 200-250 mL ketidaksepakatan,” tambahnya, terkait dengan dosis minyak.
Saat mengemas tas, Anggi mengatakan bahwa partainya tidak dapat menemukan perbedaan dalam volume kemasan.
“Periksa kandungan minyak kami dalam bentuk tas, ini bukan masalah. Inilah saatnya jumlahnya 1 liter,” kata Anggi.
Read More : Pesta Gay di Kuningan Jaksel, Peserta Sewa Kamar Deluxe Rp 1,4 Juta
Anggi mengatakan partainya diikuti oleh kesimpulan dosis minyak, membuat laporan polisi. Kemudian, laporan itu adalah dasar dari polisi untuk menentukan tersangka dosis minyak.
“Jadi kemudian, produsen tidak akan mengulangi hal yang sama,” katanya tentang dosis minyak, yang tidak terdaftar sesuai dengan kemasannya.